Gagal Seleksi Pegawai Kontrak, Guru K2 Wadul Dewan

klikjatim.com
Foto: Komisi IV DPRD Gresik menemui puluhan guru honorer K2. (ist)

GRESIK – Puluhan guru honorer kategori dua (K2) kembali mendatangi Kantor DPRD Gresik, Jawa Timur, Kamis (28/02/2019). Mereka wadul kepada para wakil rakyat agar passing grade seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) yang baru saja berakhir diturunkan.

Informasi yang dihimpun, dari total 249 guru honorer K2 yang ikut tes tersisa 81 orang tidak lulus. Kedatangan mereka di Gedung Parlemen Jalan Wakhid Hasyim Kecamatan Gresik Kota telah ditemui oleh komisi IV.

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Keuangan Raperda P-APBD 2026, Target Pendapatan Jatim Naik Jadi Rp26,4 Triliun

[irp]

“Semua aspirasi dari mereka akan tetap kami sampaikan kepada pemerintah pusat. Karena terkait rekrutmen PPPK bukan wewenang kami, tapi wewenangnya pemerintah pusat,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Hamzah Takim.

Selain kepada DPRD, para guru K2 juga dihimbau menyampaikan aspirasinya ke Pemerintah Daerah. Sehingga secara bersama-sama ikut mengusulkan. “Kalau perlu seluruh daerah juga ikut mengusulkan. Karena tidak mungkin ada kebijakan pusat hanya untuk Gresik saja,” tandasnya.

Baca juga: Demo Tolak Pinjaman Rp786 Miliar di DPRD Jember Memanas, Massa Cekcok dengan Ratusan Kades

[irp]

Yang terpenting lagi, para guru honorer K2 diharapkan lebih meningkatkan kemampuan. Karena terkait passing grade yang ditetapkan sejatinya sudah rendah. “Dari nilai total 185 passing grade-nya hanya 60. Berarti hanya butuh 35 persen saja soal yang benar,” lanjutnya.

Baca juga: Pembongkaran Tower Seluler di Jember Tanpa Sosialisasi, Warga Pertanyakan Prosedur K3 dan Tanggung Jawab Perusahaan

Sekretaris Komisi IV DPRD Gresik, Sujono menambahkan, bahwa usulan tetap akan disampaikan. Namun guru honorer K2 harus banyak belajar lagi. “Itu passing grade-nya sudah sangat kecil,” menurutnya.

Di lain pihak, sejumlah guru honorer K2 yang datang ke kantor DPRD Gresik menolak dikonfirmasi awak media. (nul/*)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru