KLIKJATIM.Com | Banjarmasin -
Tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa menyisakan kisah pilu yang sulit dilupakan. Di antara korban yang ditemukan, pasangan suami istri Muhammad Abdianoor alias Abdi (30) dan Yuli (29) ditemukan dalam kondisi berpelukan di dalam badan kapal yang telah berada di dasar laut.
Keduanya merupakan bagian dari rombongan yang melakukan perjalanan ziarah dari Surabaya. Dalam tragedi tersebut, paman mereka, Surya (59), juga ditemukan dan berhasil diidentifikasi.
Ketiga jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan di daerah asal.
Ditemukan di Balik Kaca Kapal
Momen penemuan Abdi dan Yuli menjadi salah satu bagian paling menggetarkan dalam proses pencarian korban.
Saat tim penyelam menyisir badan kapal yang tenggelam, mereka melihat keberadaan korban dari balik kaca. Setelah akses berhasil dibuka, penyelam menemukan tiga jenazah.
Di antara temuan tersebut, Abdi dan Yuli berada dalam posisi saling berpelukan.
Pemandangan itu menjadi gambaran terakhir pasangan tersebut setelah tragedi terjadi. Di tengah kondisi kapal yang gelap dan berada puluhan meter di bawah permukaan laut, keduanya ditemukan tetap bersama.
Kisah penemuan tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga dan diberitakan oleh sejumlah media.
Perjalanan yang Berakhir Tragis
KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026. Kapal tersebut sebelumnya melayani perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Proses pencarian korban berlangsung dalam kondisi penuh tantangan. Kapal berada di kedalaman sekitar 40 hingga 50 meter di bawah permukaan laut. Arus kuat, gelombang, jarak pandang yang rendah, serta kondisi konstruksi kapal membuat proses penyelaman tidak mudah.
Bagi keluarga korban, setiap proses pencarian membawa harapan sekaligus ketakutan. Harapan agar orang yang mereka cintai segera ditemukan, sekaligus kenyataan pahit ketika kabar yang datang adalah kepastian duka.
Sembilan Korban Telah Teridentifikasi
Berdasarkan data DVI Polri per 19 September 2026, sebanyak sembilan korban meninggal telah berhasil diidentifikasi. Muhammad Abdianoor, Yuli, dan Surya termasuk di dalamnya.
Jenazah para korban yang telah teridentifikasi kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Untuk keluarga Surya, santunan sebesar Rp70 juta telah disalurkan, terdiri dari Rp50 juta dari PT Jasa Raharja dan Rp20 juta dari PT Jasa Raharja Putera.
Sementara itu, santunan bagi keluarga Abdi dan Yuli belum disalurkan karena ahli waris belum melapor untuk menjalani proses administrasi. Masing-masing keluarga korban juga telah mendapatkan biaya penguburan sebesar Rp6 juta.
Kepastian di Tengah Penantian
Bagi keluarga Yuli, Abdi, dan Surya, proses pencarian akhirnya membawa sebuah kepastian. Meski kepastian itu datang bersama kesedihan yang mendalam, setidaknya mereka kini dapat membawa pulang dan memakamkan orang-orang yang mereka cintai.
Kisah Abdi dan Yuli yang ditemukan berpelukan di dalam kapal menjadi salah satu bagian paling menyayat dari tragedi KM Virgo Transport 8.
Di tengah laut yang luas dan dasar kapal yang gelap, pasangan itu ditemukan dalam keadaan tetap bersama.
Namun bagi keluarga korban lainnya, penantian belum berakhir. Operasi pencarian dan penanganan korban KM Virgo Transport 8 masih menjadi bagian dari upaya untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang hingga kini masih menunggu kabar orang-orang tercinta
Editor : Wahyudi