KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengapresiasi pencapaian pendidikan di provinsinya dalam kegiatan Safari Ramadan Pendidikan di Kabupaten Jombang, Senin petang (24/3/2025).
Ia menyoroti keberhasilan SMA/SMK di Jatim yang selama enam tahun berturut-turut mencatat jumlah penerimaan mahasiswa terbanyak melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
"Terima kasih kepada guru dan siswa yang telah berkontribusi dalam capaian luar biasa ini. Selama enam tahun berturut-turut, siswa SMA/SMK Jatim menjadi yang terbanyak diterima di perguruan tinggi melalui jalur tanpa tes," ujar Khofifah saat berkunjung ke SMKN 1 Jombang.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pencapaian ini harus dibarengi dengan persiapan matang. Para guru dan kepala sekolah diharapkan terus meningkatkan kualitas pembelajaran agar prestasi ini dapat dipertahankan di tahun-tahun mendatang.
"Tantangan ke depan semakin berat, terutama dengan perubahan sistem zonasi. Guru dan kepala sekolah harus mempersiapkan calon peserta didik dengan baik, serta terus melakukan sosialisasi kepada wali murid," tambahnya.
Baca juga: Satlantas Polres Jombang Tindak Truk Besar Nekat Melintas di Masa Pembatasan LebaranPesan untuk Kegiatan Akhir Sekolah
Terkait dengan kegiatan akhir sekolah, Gubernur Khofifah mengingatkan agar acara perpisahan atau inagurasi disesuaikan dengan kondisi finansial siswa dan orang tua.
"Jika anggarannya sulit dipenuhi dan membebani wali murid, sebaiknya tidak dilakukan. Namun, jika masih dalam batas kewajaran, inagurasi bisa menjadi momen penting sebagai penguat hubungan antaralumni dan almamater," jelasnya.
Bantuan Sosial untuk Tenaga Pendidik
Selain menghadiri pertemuan dengan komunitas pendidikan di SMKN 1 Jombang, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan sosial kepada sekitar 500 tenaga pendidik dan non-pendidik berstatus tidak tetap di SMAN 3 Jombang. Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai ini diberikan langsung oleh Khofifah, didampingi Wakil Bupati Jombang, KH Salmannudin, serta jajaran pejabat Pemprov Jatim.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kesejahteraan tenaga pendidik di Jawa Timur, khususnya mereka yang masih berstatus tidak tetap. (qom)
Editor : Diana