KLIKJATIM.Com | Gresik – Gressmall Gresik merayakan hari jadinya yang ke-7 dengan mengusung tema “Kemilau Sapta Jagantara” dalam rangkaian acara meriah yang digelar di Atrium Gressmall, Sabtu (18/4/2026). Perayaan tersebut menjadi simbol perjalanan Gressmall yang terus tumbuh sebagai pusat perbelanjaan keluarga sekaligus ruang aktivitas masyarakat Gresik dan sekitarnya.
Tema “Kemilau Sapta Jagantara” memiliki makna cahaya sebagai simbol kehidupan dan awal baru. Kata Sapta berarti tujuh, sedangkan Jagantara dimaknai sebagai cahaya. Memasuki usia ketujuh, Gressmall menandai fase pembaruan dan penyempurnaan dalam menghadirkan layanan, inovasi, serta pengalaman terbaik bagi para pengunjung.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, mengatakan usia tujuh tahun merupakan titik kedewasaan bagi perjalanan sebuah pusat perbelanjaan.
“Tujuh tahun adalah titik kedewasaan. Kami menyebutnya sebagai fase menuju kesempurnaan. Bukan berarti selesai, tetapi justru menjadi titik untuk terus menyempurnakan diri dengan menghadirkan lebih banyak inovasi, program baru, dan pengalaman yang relevan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, makna cahaya dalam tema tersebut bukan hanya tampilan visual, tetapi filosofi harapan agar Gressmall terus menghadirkan sesuatu yang baru, baik dari sisi konsep, program, maupun kehadiran tenant baru yang semakin melengkapi kebutuhan masyarakat.
Dalam perayaan tahun ini, Gressmall juga mengangkat akulturasi budaya Gresik dan Banyuwangi. Dua daerah dengan karakter budaya kuat itu dipertemukan dalam satu panggung sebagai pengingat bahwa di tengah modernisasi, budaya tetap menjadi identitas yang harus dijaga.
Rangkaian acara dibagi dalam dua sesi. Pada sesi siang pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, Gressmall menggelar pengundian hadiah yang disambut antusias pengunjung. Suasana semakin semarak dengan penampilan Fadhilah Intan yang membawakan lagu Dawai, serta penampilan artis Yogie Nandes.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, manajemen juga membagikan 100 porsi Pentol Gila, 100 Tea Break, dan 100 es krim gratis kepada para pengunjung.
Puncak acara digelar pada malam hari dengan suasana lebih formal dan penuh kemilau. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, jajaran pemerintah daerah, unsur kedinasan, mitra usaha, tenant, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menegaskan posisi Gressmall sebagai bagian penting dari dinamika ekonomi, sosial, dan budaya di Kabupaten Gresik.
Malam puncak juga dimeriahkan penampilan spesial artis Lala Widy yang sukses menghibur para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Gressmall turut memberikan penghargaan Gressmall Awards untuk sejumlah kategori, yakni Customer of The Year, Media of The Year, Partner of The Year, dan Influencer of The Year. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, mitra, media, dan berbagai pihak yang telah membersamai perjalanan Gressmall selama tujuh tahun terakhir.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan harapannya agar kehadiran Gressmall terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga Gressmall tidak hanya menjadi pusat aktivitas, tetapi juga ruang bertemu, bertumbuh, dan berbagi bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga megapresiasi Gressmall yang selama ini cukup aktif mengakomodasi produk-produk UMKM lokal serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Gressmall semakin adaptif, berkolaborasi dengan UMKM, dan menjadi etalase produk unggulan Kabupaten Gresik agar kita bisa tumbuh bersama,” tambahnya.
Salah satu momen paling ditunggu dalam acara tersebut adalah pengundian hadiah utama berupa satu unit sepeda motor Yamaha NMAX yang dimenangkan Teguh, warga Bojonegoro. Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Teguh mengaku sangat bersyukur atas hadiah yang diterimanya. Ia mengaku sempat berkunjung ke Gressmall bersama keluarga saat Ramadan lalu.
Di balik kemeriahan perayaan ulang tahun ke-7 ini, manajemen Gressmall menegaskan komitmennya untuk terus berbenah melalui berbagai inovasi, penguatan konsep, serta menghadirkan tenant-tenant baru demi meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Dengan mengangkat tema Gresik-Banyuwangi, Gressmall menegaskan bahwa modernitas dan budaya dapat berjalan berdampingan, saling menguatkan, dan saling menginspirasi di masa depan. Tujuh tahun telah dilalui, dan perjalanan Gressmall masih terus berlanjut.
Editor : Abdul Aziz Qomar