klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Gubernur Khofifah: Tak Perlu ke Luar Negeri, Kualitas Kita Sudah Berstandar Global

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Khofifah saat meresmikan Grand Paviliun RSSA Malang.
Gubernur Khofifah saat meresmikan Grand Paviliun RSSA Malang.

KLIKJATIM.Com | Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi meresmikan Grand Paviliun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Saiful Anwar (RSSA) Provinsi Jawa Timur, Rabu (22/4/2026). Kehadiran fasilitas premium ini menjadi jawaban strategis dalam menyediakan layanan medis berkualitas tinggi yang terintegrasi di dalam negeri.

Pembangunan gedung tujuh lantai seluas 15.000 meter persegi ini menelan investasi hampir Rp150 miliar. Menariknya, seluruh anggaran bersumber dari pendapatan mandiri RSSA tanpa menyerap dana APBD maupun APBN.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Grand Paviliun dirancang untuk melayani segmen masyarakat middle-up. Dengan fasilitas modern dan tenaga medis ahli, diharapkan masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan kesehatan hingga ke Singapura atau Malaysia.

"Saya proyeksikan ini untuk kelas middle up. Semua lini harus dilayani dengan kualitas tertentu. Jika tidak kita siapkan, mereka pasti akan mencari ke luar negeri. Jadi, tidak usah jauh-jauh, cukup ke Grand Paviliun RSSA saja," ujar Khofifah penuh optimistis.

Grand Paviliun mengusung konsep one stop service yang terintegrasi. Di dalam satu gedung, tersedia ruang perawatan modern, ruang operasi terpadu, hingga layanan farmasi. Sistem ini memastikan penanganan medis menjadi lebih efisien karena pasien tidak perlu berpindah antar gedung untuk mendapatkan tindakan operasi atau pengambilan obat.

Selain fasilitas fisik, RSSA Malang juga dikenal unggul dalam laboratorium terintegrasi. Khofifah menyebut RSSA kini menjadi top reference (rujukan utama) bagi banyak rumah sakit di dalam maupun luar Jawa Timur.

Laboratorium sentral RSSA telah dilengkapi sistem robotik otomatis yang mampu mendeteksi bakteri dan virus secara cepat, akurat, dan sangat aman. "InsyaAllah ini adalah integrated system yang menjadi bagian penting dari transformasi menuju Jatim World Class Hospital Collaboration," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah mendorong seluruh RS milik Pemprov Jatim untuk melakukan inovasi tata kelola pengadaan alat kesehatan (alkes) dan obat melalui sistem konsolidasi. Sistem ini terbukti mampu menekan biaya pengadaan sekaligus menjamin ketersediaan stok melalui kerja sama lintas provinsi.

Direktur RSSA, Mochamad Bachtiar Budianto, menambahkan bahwa Grand Paviliun merupakan strategi diversifikasi layanan yang berkontribusi pada pendapatan berkelanjutan rumah sakit. Meski memiliki layanan premium, ia menegaskan bahwa RSSA tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan.

"Kami tetap berkomitmen menjalankan 'Sedekah Pelayanan' sesuai arahan Ibu Gubernur. Nilai kesetaraan dan keadilan tanpa diskriminasi tetap menjadi prioritas kami," tegas Bachtiar.

Sejak beroperasi secara bertahap pada 2025, Grand Paviliun telah mencatatkan 13.906 kunjungan klinik dan 2.356 kunjungan rawat inap, membuktikan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan RSSA Malang.

Editor :