KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), sub-holding Gula PTPN III (Persero), menegaskan komitmennya dalam memperkuat penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Langkah ini ditegaskan sebagai fondasi utama dalam menjalankan transformasi bisnis serta menuntaskan penugasan strategis dari pemerintah di tengah dinamika industri gula nasional.
Penegasan ini disampaikan menyusul perkembangan sejumlah pemberitaan terkait kinerja keuangan perusahaan. Manajemen SGN memandang perlu untuk meluruskan persepsi publik secara proporsional dan berbasis fakta guna menjaga kepercayaan stakeholder.
Komitmen ini semakin diperkuat dengan raihan penghargaan yang diterima oleh Sekretaris Perusahaan SGN, Yunianta, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Ballroom Grand City, Surabaya, Sabtu (25/4/2026).
Usai menerima penghargaan dari Berita Jatim tersebut, Yunianta menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, SGN secara konsisten melakukan penguatan sistem tata kelola dan pengendalian internal melalui penyempurnaan kebijakan strategis serta digitalisasi proses bisnis.
“Manajemen berkomitmen memastikan seluruh operasional berjalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Penguatan GCG bukan hanya sekadar kepatuhan, tetapi bagian dari transformasi menyeluruh untuk menjaga keberlanjutan usaha,” tegas Yunianta.
Langkah konkret penguatan GCG di lingkungan SGN mencakup berbagai aspek, seperti implementasi kebijakan anti gratifikasi dan whistleblowing system, pengelolaan konflik kepentingan dan pembaruan pedoman Direksi serta Dewan Komisaris, serta integrasi teknologi digital melalui pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk mendukung efektivitas komunikasi dan akurasi pengambilan keputusan.
Saat ini, SGN tengah mengawal mandat strategis pemerintah dalam program hilirisasi industri gula nasional. Salah satu langkah besarnya adalah proses akuisisi pabrik gula milik Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Proses ini merupakan bagian dari konsolidasi besar guna menciptakan struktur industri gula yang lebih efisien dan berdaya saing tinggi.
Manajemen optimistis bahwa melalui inisiatif efisiensi dan peningkatan produktivitas yang dibarengi dengan GCG yang kuat, SGN akan mampu memperkuat peranannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Ke depan, kami tidak hanya fokus pada perbaikan kinerja, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis dijalankan dengan standar tata kelola terbaik. Ini adalah komitmen yang tidak bisa ditawar,” tutup Yunianta.
Editor : Fatih