klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Tim Hunter Covid-19 Jatim Rapid Tes Massal di 5 Kabupaten/Kota

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Arifin/klikjatim.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya—Tim Hunter Covid-19 Jatim mulai melakukan rapid tes missal di lima kabupaten/kota se-Jatim. Daerah yang diprioritaskan menjalani rapid tes massal, yakni daerah yang banyak terdapat orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Lima daerah itu yakni Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Bangkalan, Tulungagung dan Kota Kediri. Di daerah tersebut angka OTG dan PDP di atas 50 persen.

[irp]

“Karena di Jatim ini OTG yang berpotensi terhadap konfirmasi positif corona sudah mencapai 35  persen. Sedangkan, PDP yang berpotensi positif sudah mencapai 55 persen,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (6/6/2020) malam.

Khofifah menjelaskan, jika ingin memutus mata rantai persebaran covid-19  di Jatim, di antara yang harus dilakukan ialah menyisir OTG dan PDP. Dengan begitu prosentase yang berpotensi terkonfirmasi positif itu akan relatif termitigasi sekitar 90 persen.

“Kira-kira begitu, tentu urutannya rapit tes , kalo reaktif sweb dan kalo positif saya minta pada tim rawat rumah sakit untuk di rawat,” ujarnya.

[irp]

Adapun hasil rapit tes massal yang dilakukan di Kota Kediri dengan sasaran 121 orang, hasilnya non reaktif semua. Kemudian, di kabupaten Tulungagung sebayak 90 orang dan 15 orang dilakukan sweb.

“Alhamdulillah hasilnya semua non reaktif,” kata Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Covid-19 Jatim, dr Kohar Hari Santoso.

Ditambah lagi di kabupaten Bangkalan dengan sasaran rapid tes 58 orang dengan hasil reaktif 15 orang. Kemudian disusul oleh kabupaten Gresik  dengan melakukan rapit tes secara masif. “ kita melakukan sweb pada 58 orang,” ujarnya dr Kohar. (mkr)

Editor :