KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kembali melanjutkan safarinya bagi-bagi ventilator ke rumah sakit rujukan covid-19. Kali ini sebanyak 36 ventilator diberikan kepada 19 rumah sakit di wilayah tapal kuda.
[irp]
Khofifah mengatakan, alat bantu pernafasan ini hanya akan dibagikan kepada rumah sakit yang membutuhkan saja. Pasalnya, hanya ada 210 unit ventilator saja yang akan dibagikan Pemprov Jatim.
Alat tersebut, kata Khofifah, adalah bantuan dari USAID melalui Kementerian Kesehatan RI untuk menurunkan angka kematian covid-19, sekaligus menambah jumlah angka kesembuhan di Jatim.
"Jatim dapat bantuan 210 unit ventilator. Kemudian kita menyampaikan informasi ini ke 127 rumah sakit rujukan di Jatim. Lalu 102 di antaranya mengajukan ventilator dan yang kami bagi saat ini hingga tinggal Kota dan Kabupaten Kediri," ujar Khofifah di Probolinggo, Senin (22/9/2020).
Ia juga menjelaskan, meski ventilator kini aktif dibagikan sebagai penguatan layanan kuratif, namun yang terpenting dari penanganan covid-19 sebenarnya adalah upaya preventifnya. Artinya, pencegahan menjadi yang nomor satu, seperti memakai masker, jaga jarak, dan mencegah kerumunan.
"Maka selain menguatkan kuratif kita juga menguatkan preventif dengan kita bagi ke pendamping PKH, pendamping desa, tagana, mereka adalah relawan yang mendampingi para KPM (keluarga penerima manfaat), sejumlah masker agar disalurkan pada mereka yang masih belum cukup memiliki masker," tuturnya.
Selain itu, dari segi pemulihan ekonomi, Khofifah menyampaikan bantuan keuangan khusus (BKK) PUSPA. Bantuan keuangan khusus ini adalah bantuan khusus untuk pemberdayaan usaha perempuan.
Khofifah mengaku, pihaknya menyiapkan pemulihan sektor ekonomi dengan memberikan program BKK Puspa ini diprioritaskan bagi pendampingan KPM PKH yang siap secara mandiri.
"Jadi biasannya, KPM yang sudah mandiri tidak lagi menjadi KPM PKH. Maka proses transisinya adalah disiapkan melalui pendekatan ekonomi. Untuk itu, Pemprov Jatim membagikan sekaligus menyiapkan bantuan BKK Puspa," pungkasnya. (bro)
Editor : Redaksi