KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Bencana longsor tidak hanya melanda Desa Wagir Kidul, tetapi juga terjadi di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, pada Jumat siang (21/11/2025).
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, material longsor sempat menutup akses jalan desa dan menyebabkan enam kepala keluarga (KK) terisolir.
Longsor terjadi di area perkebunan milik warga. Menurut penuturan Soinem, salah satu warga yang berada di lokasi, tanah tiba–tiba bergerak turun sejauh sekitar 20 meter hingga menutup badan jalan.
"Ceritanya itu ada orang teriak-teriak, saya panik, lalu saya lari dan ngungsi. Ya sering longsor di sini, kalau nggak salah sudah dua kali," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Seni, warga lainnya. Ia mengatakan bahwa tanda-tanda longsor sudah terlihat sejak pagi hari. Tanah mulai melorot sedikit demi sedikit sebelum akhirnya longsor besar terjadi pada siang hari saat hujan turun deras.
"Pagi itu tanah sudah melorot, terus jam 13.00 WIB ambrol itu. Lalu warga panik, ya jalan putus," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, enam KK terdampak dan tidak dapat keluar dari wilayah rumah mereka. Untuk sementara, para warga yang terisolir mengungsi ke rumah warga lain yang dianggap lebih aman.
Hingga berita ini diturunkan, warga bersama perangkat desa masih berupaya membersihkan material longsor dari jalan. Pemerintah desa juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan meminimalkan risiko longsor susulan.
Editor : Wahyudi