KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Doa dan harapan pasangan suami istri Wahyudi (61) dan istri (58) menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Pria yang membuka warung kopi dan gorengan di Kelurahan Ronowijan, Kecamatan Siman, Ponorogo ini akan berangkat ke Tanah Suci, tahun ini.
Saat ditemui dikediamannya, Wahyudi mengaku jika keinginan naik haji itu terbesit sejak tahun 2009 lalu. Lantas ia rutin menyisihkan sebagian penghasilannya dari usaha warung kopi untuk ditabung di bekas kaleng roti.
Ia dan istri, Siti Setianawati rela mengurangi jumlah belanja kebutuhan sehari-hari demi bisa berhaji.
"Dengan istri betul-betul niat bulat nabung sesuai kemampuan, ya agak ngoyo. Kita daftarnya 10 Oktober 2012. Sekiranya tabungannya cukup untuk daftar (haji.red) ya kita daftar. Per bulan nabung minimal Rp500 ribu, alhamdulillah pas mau berangkat ini ya cukup," katanya, kemarin.
Sementara itu Siti Setianawati bersyukur, mendapat panggilan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini. Penantian panjang selama 14 tahun, seakan terbayar lunas.
"Nggak mengira (bisa berangkat haji.red). Alhamdulillah kita punya tekad dan semangat. Ya semua dari hasil jualan kopi itu, kita harus bisa ngirit supaya bisa nabung karena kerjaan kita ya jualan kopi ini," tambahnya.
Selain dari hasil jualan kopi, biaya pelunasan haji ia peroleh dari hasil panen sawah yang rutin ia kumpulkan setiap kali musim panen. Termasuk untuk biaya manasik haji, dan keperluan lain untuk berangkat ke tanah suci.
Seperti diketahui, Wahyudi dan Siti Setianawati tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 19 embarkasi Surabaya. Ia dijadwalkan berangkat dari Ponorogo menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 26 April mendatang.
Editor : Wahyudi