klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Resah Harga Skincare Mahal, Mahasiswa KKN IAI Al Hikmah Gelar Beauty Class

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Beauty class yang digelar mahasiswa IAI Al Hikmah Tuban (Dok)
Beauty class yang digelar mahasiswa IAI Al Hikmah Tuban (Dok)

KLIKJATIM.Com | Tuban - Kelompok Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Al Hikmah Tuban menggelar Beauty Class di Desa Kendalrejo Soko Tuban.

Agenda ini diinisiasi hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama warga sekitar yang resah setiap tahun harus mengeluarkan biaya mahal untuk make up anak-anak mereka untuk ikut karnaval maupun event-event lain yang diadakan oleh desa.

Salah satu warga Kendalrejo Umi Solihah mengatakan, tiap tahun harus mengeluarkan biaya ratusan ribu sampai jutaan hanya untuk make up dan acara satu hari karnaval. Andaikan bisa make up sendiri, bisa lebih hemat biaya ya mbak.

"Alhamdulillah mahasiswa KKN Al Hikmah Tuban di desa kami membantu untuk membuat acara seperti ini," ujarnya Senin (4/9/2023).

Ketua kelompok KKN, Khoirotul Ummah menjelaskan bahwa, agenda Beauty Class ini diikuti oleh puluhan ibu-ibu muda dan karang taruna putri. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta memiliki kemampuan dasar dalam make up untuk anak-anak kecil.

"Kegiatan Beauty Class ini digelar karna keluhan dari beberapa warga Desa Kendalrejo bahwa di desa mereka sering mengadakan event-event penting seperti karnaval, pentas seni, gerak jalan dan lain-lain," ucapnya.

Dikatakan, setiap event pasti selalu membutuhkan jasa perias wajah atau saat ini lebih dikenal dengan sebutan Make Up Artist (MUA). Warga banyak yang mengeluh akan mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk merias wajah mereka maupun anak-anak mereka.

"Dari situlah kelompok kita berinisiatif untuk mengadakan kegiatan Beauty Class ini agar warga bisa belajar tentang tata rias atau make up sendiri," kata Khoirotul Ummah.

Mahasiswa KKN IAI Al Hikmah Tuban berharap dengan diadakannya pelatihan Beauty Class dapat menjadi sarana pengembangan potensi warga Desa Kendalrejo. Potensi tersebut dapat diperdalam oleh masing-masing warga yang mengikuti dan menyalurkan ilmu yang didapat kepada orang lain.

"Selain itu jika potensi dan kemampuan itu dikembangkan secara berkelanjutan, maka akan menjadikan tata rias sebagai suatu pekerjaan yang dapat membantu meningkatkan ekonomi warga Desa Kendalrejo," harapnya. (qom)

Editor :