klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Motor di Jember

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di atas sepeda motor di kawasan Perumahan Demang Mulya, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember
Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di atas sepeda motor di kawasan Perumahan Demang Mulya, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember

KLIKJATIM.Com | Jember - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam posisi duduk di atas sepeda motor di kawasan Perumahan Demang Mulya, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. 


Korban diketahui bernama Alpriyanto (46), warga setempat yang diduga meninggal akibat serangan asma akut.


Peristiwa tersebut bermula ketika sejumlah warga melihat korban dalam posisi duduk di atas sepeda motor Honda Genio warna merah dengan nomor polisi AG 6404 AV, yang terparkir dan bersandar pada tiang Telkom di Jalan Perum Demang Mulya Blok H nomor 10. 


Awalnya, warga mengira korban sedang tertidur di atas motornya. Namun, setelah cukup lama tidak menunjukkan pergerakan, beberapa warga mulai curiga dan mendekat untuk memastikan kondisi korban.


Saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumbersari.


Petugas yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan kondisi korban, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan luar.


Kapolsek Sumbersari Kompol Heri Supadmo menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 


“Korban ditemukan dalam posisi duduk di atas sepeda motor dan menempel di tiang Telkom. Awalnya dikira tidur, namun setelah dicek ternyata sudah meninggal dunia,” ujar Heri saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (4/5/2026).


Ia menambahkan, berdasarkan keterangan warga dan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asma akut dan tinggal seorang diri di rumahnya. Saat ditemukan, korban juga masih memegang alat bantu pernapasan jenis inhaler di tangan kirinya. 


“Diduga alat tersebut sudah sempat digunakan, namun kemungkinan karena kondisi yang sudah akut, korban tidak tertolong,” lanjutnya.


Polisi juga menyebut bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. 


"Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada malam itu juga," pungkas Heri.

Editor :