KLIKJATIM.Com | Tuban -Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha, aksi pencurian hewan ternak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memicu kekhawatiran di kalangan warga. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, sedikitnya delapan ekor sapi dilaporkan hilang dari beberapa titik di Kecamatan Merakurak dan Jenu.
Peristiwa pertama terjadi di Dusun Tlogowuni, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, pada Selasa malam, 28 April 2026.
Seorang peternak bernama Mohammad Toha Rivai kehilangan empat ekor sapi dari kandangnya. Kejadian tersebut baru diketahui saat korban pulang dari sawah dan hendak memberi pakan ternak, namun mendapati kandang sudah kosong.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, menyebutkan bahwa sapi yang hilang terdiri dari dua ekor sapi Limosin dewasa dan dua sapi lainnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan jejak kaki ternak serta bekas roda kendaraan yang diduga digunakan pelaku untuk membawa kabur sapi melalui area tegalan di belakang kandang. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Selang sehari, kasus serupa kembali terjadi di Kecamatan Jenu. Dua ekor sapi milik warga Dusun Bogang, Desa Beji, dilaporkan hilang pada Rabu dini hari, 29 April 2026. Kedua pemilik, Kusnan dan Asih, baru menyadari kehilangan tersebut saat hendak membersihkan kandang pada pagi hari.
Kapolsek Jenu, AKP Darwanto, menjelaskan bahwa sapi yang hilang masing-masing adalah sapi betina jenis Simental dan Limosin. Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada suara mencurigakan yang terdengar saat kejadian berlangsung.
Sebelumnya, pencurian ternak juga dilaporkan terjadi di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, dengan dua ekor sapi milik warga raib sekitar sepekan lalu. Kepala Desa Karangasem, Surip, membenarkan kejadian tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik rangkaian pencurian yang meresahkan para peternak tersebut.
Editor : Wahyudi