klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lapas Bojonegoro Gandeng BNNK Tuban, Deklarasi Perang terhadap Narkoba dan HP Ilegal

avatar M Nur Afifullah
  • URL berhasil dicopy
Perkuat integritas petugas, Lapas Bojonegoro & BNNK Tuban teken kerja sama anti-narkoba.
Perkuat integritas petugas, Lapas Bojonegoro & BNNK Tuban teken kerja sama anti-narkoba.

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro mempertegas komitmen "Zero HALINAR" (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) melalui langkah strategis. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban, Lapas Bojonegoro menggelar deklarasi perang terhadap peredaran narkoba dan penggunaan alat komunikasi ilegal, Kamis (23/4/2026).

Bertempat di Lapangan Apel Lapas Bojonegoro, kegiatan ini diawali dengan pembacaan Ikrar Bebas Handphone dan Narkoba yang diikuti oleh seluruh jajaran pemasyarakatan dari Lapas Bojonegoro, Lapas Tuban, hingga Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bojonegoro.

Ikrar bersama yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Bojonegoro, Muhammad Setiawan, menjadi pembuka rangkaian acara yang khidmat. Puncaknya, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, dengan Kepala BNNK Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono.

Kalapas Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan bahwa penunjukan Lapas Bojonegoro sebagai Koordinator Wilayah dalam kegiatan ini membawa tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi satuan kerja lainnya.

“Langkah ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah penguatan komitmen nyata kami untuk memastikan Lapas Bojonegoro benar-benar bersih dari narkoba dan handphone ilegal. Implementasinya harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh petugas tanpa pengecualian,” tegas Hari Winarca.

Kepala BNNK Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif proaktif Lapas Bojonegoro. Menurutnya, sinergi antarlembaga sangat krusial dalam memutus rantai peredaran narkoba yang kerap menyasar lingkungan pemasyarakatan.

“Kami siap memberikan dukungan penuh, mulai dari sosialisasi, deteksi dini, hingga langkah preventif lainnya. Ini adalah bagian dari sinergi besar kita dalam memerangi narkoba secara nasional,” ungkap AKBP Bagus.

Hadir pula dalam agenda tersebut, Kepala Lapas Tuban, Irwanto Dwi Yhana Putra, serta Kepala Bapas Bojonegoro, Aditya Rheza Fachruddin, yang turut menyaksikan penandatanganan komitmen tersebut.

Sebagai bukti keseriusan dan langkah nyata di lapangan, kegiatan ini diakhiri dengan pelaksanaan tes urine massal terhadap seluruh peserta yang hadir. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa para petugas pemasyarakatan memiliki integritas tinggi dan bersih dari pengaruh zat terlarang sebelum mereka membina para warga binaan.

Melalui kerja sama berkelanjutan ini, diharapkan lingkungan lapas di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya menjadi ekosistem yang lebih aman, tertib, dan sepenuhnya terbebas dari pengaruh narkoba maupun penyalahgunaan teknologi informasi.

Editor :