KLIKJATIM.Com | Gresik — Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo), tepatnya KM 737+200B, Kabupaten Gresik, Minggu (16/8/2026) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk pengangkut gas alam dan mobil Honda Brio hingga memicu kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Suyono mengatakan, peristiwa itu dilaporkan ke Command Center 112 sekitar pukul 21.52 WIB. Petugas Pos Damkar Menganti kemudian diberangkatkan pada pukul 21.55 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.15 WIB.
Menurut Suyono, kecelakaan bermula ketika truk pengangkut gas alam melaju dari arah Dupak menuju Driyorejo. Saat berada di KM 737+200B, truk tersebut ditabrak dari belakang oleh sebuah Honda Brio yang ditumpangi empat orang.
"Diduga pengemudi Brio mengalami kantuk sehingga kendaraan melaju dan menabrak bagian belakang truk pengangkut gas alam. Benturan tersebut menimbulkan percikan api yang kemudian merembet ke tabung gas alam," ujar Suyono.
Api dengan cepat membesar sehingga petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman. Selain pemadaman, petugas juga melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Dalam proses penanganan, satu unit mobil supply yang dikerahkan mengalami gangguan pada bagian transmisi sehingga tidak dapat menyusul ke lokasi kejadian. Meski demikian, proses pemadaman tetap dilakukan menggunakan unit pemadam yang telah tiba di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengecekan dan memastikan kondisi di sekitar lokasi aman. Dari kecelakaan tersebut, satu orang penumpang Brio dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
"Untuk tiga korban yang mengalami luka-luka langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," kata Suyono.
Sementara itu, pengemudi truk pengangkut gas alam dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Penanganan kejadian tersebut melibatkan personel Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Menganti, Jasa Marga, serta petugas Patroli Jalan Raya (PJR).
Empat personel Pos Menganti yang diterjunkan dalam penanganan tersebut yakni Agung, Sayyid, Wiwin, dan Rayhan. Petugas berada di lokasi hingga kondisi dinyatakan kondusif sebelum kembali ke Pos Menganti sekitar pukul 23.50 WIB.
Suyono menambahkan, sepanjang Agustus 2026 hingga kejadian tersebut, Damkar Gresik telah menangani 51 kejadian kebakaran dan 64 kejadian penyelamatan (rescue).
Kejadian kecelakaan sekaligus kebakaran di ruas Tol Sumo tersebut kini menjadi perhatian petugas terkait, khususnya karena kendaraan yang terlibat membawa muatan gas alam sehingga membutuhkan penanganan secara cepat dan hati-hati.
Editor : Abdul Aziz Qomar