KLIKJATIM.Com | Gresik – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengingatkan anggota Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang agar mampu mengikuti perkembangan teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter.
Pesan tersebut disampaikan Alif saat menghadiri Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang Tahun 2026 yang mengusung tema “Pramuka Digital, Generasi Emas”, Jumat (28/8/2026).
Menurut Alif, pesatnya perkembangan teknologi membuka banyak peluang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan. Namun, kemajuan tersebut harus dibarengi dengan kecakapan menggunakan teknologi secara bijak.
“Di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, generasi muda memiliki peluang besar untuk belajar, berkarya, dan berkembang. Namun, teknologi juga harus digunakan secara bijak agar tidak membawa dampak negatif,” ujar Alif.
Ia menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman sekaligus tetap memegang nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama.
Alif berharap para anggota Pramuka tidak sekadar menjadi generasi yang memahami teknologi, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu menggunakan teknologi untuk kegiatan yang produktif.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, adik-adik Pramuka tidak hanya menjadi generasi yang melek teknologi, tetapi juga menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif,” katanya.
Menurutnya, Jambore Ranting juga memiliki makna lebih luas daripada sekadar kegiatan perkemahan. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk belajar bekerja sama, membangun persaudaraan, mengasah kreativitas, melatih kemandirian, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan gotong royong.
“Jambore ini bukan sekadar kegiatan berkemah dan berkumpulnya anggota Pramuka. Ini adalah ruang untuk belajar, membangun persaudaraan, mengembangkan kreativitas, melatih kemandirian, dan membentuk karakter generasi muda,” tuturnya.
Di sisi lain, Alif mengingatkan peserta untuk menjadikan kegiatan di alam terbuka sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mengajak anggota Pramuka membiasakan diri menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta memahami bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Mari kita jaga kebersihan, kurangi sampah, dan tanamkan kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Alif juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pembina Pramuka yang telah mempersiapkan pelaksanaan Jambore Ranting Kecamatan Balongpanggang.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib serta memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi para peserta.
Alif meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menjunjung sportivitas. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan sekaligus nama baik sekolah, gugus depan, keluarga, dan Kecamatan Balongpanggang.
“Jaga kesehatan dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Nikmati setiap prosesnya, belajar dari setiap pengalaman, dan jadikan Jambore ini sebagai kenangan indah sekaligus bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pesannya.
Alif berharap Jambore Ranting Gerakan Pramuka Balongpanggang dapat menjadi bagian dari proses menyiapkan generasi muda yang tangguh dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Mari kita jadikan Jambore ini bukan hanya sebagai kegiatan Pramuka, tetapi sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia yang unggul, berkarakter, berdaya saing, berakhlak mulia, cinta lingkungan, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar