KLIKJATIM.Com | Jakarta – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam memperkuat infrastruktur penopang sektor pertanian kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dianugerahi penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 dari iNews untuk kategori Pembangunan Infrastruktur.
Trofi penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono, dalam gelaran penganugerahan resmi di Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Apresiasi tingkat nasional ini diberikan atas konsistensi Pemkab Lamongan dalam menggenjot infrastruktur sumber daya air, jaringan irigasi, Jalan Usaha Tani (JUT), hingga mekanisasi pertanian guna menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendongkrak produktivitas petani lokal.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian personal, melainkan lecutan motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menghadirkan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bekerja memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Infrastruktur akan terus kami perkuat agar semakin mampu mendukung produktivitas masyarakat dan ketahanan pangan di Lamongan," tutur Pak Yes.
Langkah konkret Pemkab Lamongan dalam menjaga ketersediaan air pasokan pertanian dibuktikan lewat revitalisasi 94 waduk dan embung pada tahun 2026. Alokasi tersebut mencakup 45 paket pengerukan waduk dan rawa, pembangunan 20 embung baru, rehabilitasi 27 embung, serta peninggian dua lokasi tanggul.
Proyek strategis yang menjadi perhatian utama adalah pengerukan Waduk Gondang di Kecamatan Sugio menggunakan teknologi dredging. Pengerukan ini diproyeksikan mengembalikan kapasitas tampung waduk dari 19,7 juta meter kubik menjadi 25 juta meter kubik, yang vital bagi irigasi 10.588 hektare lahan pertanian di lima kecamatan.
Di sektor konektivitas lahan, Pemkab Lamongan telah menuntaskan pembangunan dan rehabilitasi JUT di 56 titik yang tersebar di 27 kecamatan pada tahun 2025. Kehadiran JUT terbukti memangkas waktu dan biaya logistik panen karena mampu dilalui kendaraan berbobot berat seperti truk pengangkut hingga mesin combine harvester.
Guna mengimbangi pembangunan fisik, modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) juga digencarkan sepanjang 2026. Pemkab Lamongan menyalurkan bantuan 108 unit pompa air, 13 unit rotavator, 23 unit hand tractor, serta 181 unit sarana irigasi perpompaan dan perpipaan.
Langkah mekanisasi ini melengkapi bantuan unit combine harvester yang diserahkan sebelumnya kepada sejumlah kelompok tani untuk memangkas resiko penyusutan hasil panen (loss rate) dan menekan biaya operasional bertani.
Sinergi antara penguatan infrastruktur pengairan, aksesibilitas lahan, dan modernisasi alsintan ini berbanding lurus dengan capaian produksi padi Kabupaten Lamongan yang menembus angka 1.335.099 ton pada tahun 2025. Capaian masif tersebut sekaligus memperkokoh posisi Lamongan sebagai salah satu pilar lumbung pangan utama di tingkat nasional.
Editor : Fatih