klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Desa Binaan PLN di Semarang Raih Penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik Nasional 2026

avatar Abdul Aziz Qomar
  • URL berhasil dicopy
Salah satu Icon Desa Lerep, desa binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. (Dok)
Salah satu Icon Desa Lerep, desa binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. (Dok)

KLIKJATIM.Com | Semarang – Desa Lerep, Kabupaten Semarang, berhasil meraih penghargaan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Terbaik Tingkat Nasional 2026 kategori kabupaten. Capaian tersebut menjadi hasil dari proses panjang pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi lintas sektor yang telah dilakukan di desa tersebut.

Desa Lerep sebelumnya menjadi salah satu desa binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali) melalui Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (UP2B Jateng dan DIY).

Dukungan PLN berlangsung hingga program pendampingan berakhir pada 2025. Berbagai program yang dijalankan diarahkan untuk memperkuat potensi desa, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong kemandirian warga.

Capaian Desa Lerep ditandai dengan kegiatan pembinaan, kunjungan lapangan, sekaligus penyerahan piagam penghargaan yang berlangsung di Desa Lerep. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Ir. Pintauli Romangasi Siregar, M.M., Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Tengah Ir. Rusman Effendi, M.M., serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Semarang Dewanto Leksono Widagdo, S.STP., M.M.

Direktur Analisa Dampak Kependudukan Kemendukbangga/BKKBN, Pintauli Romangasi Siregar, mengapresiasi berbagai program yang telah dikembangkan di Desa Lerep.

Menurutnya, berbagai program tersebut telah mencerminkan penerapan konsep Kampung Keluarga Berkualitas sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Keberhasilan Desa Lerep juga tidak terlepas dari kolaborasi berbagai unsur dengan pendekatan pentahelix. Pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas dan media terlibat dalam pengembangan program yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat dan kualitas keluarga.

Dalam proses tersebut, PLN turut mengambil bagian melalui program TJSL. Dukungan diberikan lewat sejumlah kegiatan pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi desa yang diarahkan untuk membangun kemandirian warga.

General Manager PLN UIP2B Jamali, Munawwar Furqan, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih Desa Lerep.

“Selamat kepada Desa Lerep atas penghargaan yang diraih. PLN bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan Desa Lerep. Meski program kami telah selesai, kami berharap berbagai fondasi yang telah dibangun bersama dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Munawwar.

Kepala Desa Lerep, Sumaryadi, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan desa, termasuk PLN UP2B Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Menurut Sumaryadi, dukungan PLN turut membantu membangun fondasi pemberdayaan masyarakat, baik melalui pengembangan infrastruktur maupun kegiatan yang mendorong warga semakin mandiri.

Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi salah satu hasil dari proses pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Capaian itu sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi yang dibangun selama program pendampingan dapat tetap memberikan dampak, bahkan setelah masa pendampingan berakhir pada 2025.

Editor :