KLIKJATIM.Com | Gresik – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Semen Gresik menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan siap kerja dengan menyelenggarakan sertifikasi kompetensi untuk seluruh siswa kelas XII dan beberapa guru.
Sertifikasi tahun ini melibatkan lembaga pihak ketiga berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menjadikan SMK Semen Gresik sebagai salah satu sekolah kejuruan yang menyertifikasi 100% siswanya.
Sertifikasi ini diperuntukkan bagi 194 siswa dari delapan jurusan, serta sekitar 5 guru. Untuk memastikan validitas dan pengakuan industri, SMK Semen Gresik menggandeng lima Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pihak Ketiga (P3), di antaranya: LSP Logam dan Mesin Indonesia, LSP Industri Pupuk Indonesia (IPI), LSP Digital Indonesia, LSP Teknik Otomotif, dan LSP Partama untuk perhotelan.
Baca Juga : SMK Semen Gresik Jawara Komunikasi Nasional, Sabet Juara 1 Best Communication di Enduro Skill Contest 2025Uji kompetensi dilakukan melalui metode wawancara dan praktik yang disesuaikan dengan skema masing-masing kejuruan, meliputi:
- Perhotelan: Menguji skema kemampuan Receptionist.
- Welder: Diuji pada skema 3G untuk pengelasan plat tebal sekitar 10 mm.
- Permesinan: Fokus pada praktik mesin bubut dengan skema bubut dasar.
- Kimia Industri: Skema Melaksanakan Analisis Kimia Industri.
- Listrik dan Teknik Otomasi Industri: Fokus pada pelatihan penanganan PLC (Programmable Logic Controller).
- Otomotif: Lebih ke pemeliharaan.
- Rekayasa Perangkat Lunak: Skema Junior Technical Support.
Baca Juga : PT Indoprima Gemilang Serbu SMK Semen Gresik, Rekrut Langsung Puluhan Alumni Teknik Terbaik"Hari ini sudah 80 persen siswa tersertifikasi, dan sisanya akan kita gelar pada 27 dan 28 Oktober untuk teknik kimia industri. Tujuan ini untuk memastikan bahwa anak-anak memiliki keterampilan yang diakui dengan sertifikat kompetensi," ujar Juyana Silver Expert SMK Semen Gresik.
Sertifikasi pihak ketiga ini memiliki keunggulan karena berlaku secara nasional selama tiga tahun dan berfungsi sebagai Sertifikat Pendamping Ijazah (SPI). Hal ini berbeda dengan sertifikasi Pihak Satu yang sebelumnya diberikan sekolah dan hanya berlaku satu tahun.
SMK Semen Gresik juga bekerja sama dengan Rumah Vokasi yang memfasilitasi program Sertifikasi Kompetensi. Rumah Vokasi, yang merupakan bagian dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik, berperan menjembatani pihak sekolah dengan industri, memfasilitasi pelatihan, sertifikasi, magang guru, dan sinkronisasi kurikulum.
Baca Juga : PT Indoprima Gemilang Serbu SMK Semen Gresik, Rekrut Langsung Puluhan Alumni Teknik TerbaikSuhartono dari LSP IPI Pupuk Indonesia menyatakan bahwa orientasi uji kompetensi yang dilakukan mencakup aspek keterampilan, pengetahuan, dan praktik untuk menghasilkan lulusan yang kompeten.
"Siswa di SMK Semen Gresik sangat baik karena memiliki kompetensi di atas rata-rata standar kompetensi. Sertifikat ini menambah nilai plus bagi siswa, sebagai tambahan ijazah. Harapannya, Sertifikat Pendamping Ijazah ini sangat kompeten dalam masing-masing bidangnya dan menjadi bekal masa depan siswa," tutupnya. (yud)
Editor : Rozy