klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Petaka Sopir Mengantuk, Xpander Seruduk Motor, PKL, hingga Warung Sembako di Sumenep

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
Kondisi mobil Mitsubishi Xpander Cross yang ringsek usai menabrak motor dan lapak pedagang di Jalan Raya Sumenep–Kalianget akibat pengemudi mengantuk.
Kondisi mobil Mitsubishi Xpander Cross yang ringsek usai menabrak motor dan lapak pedagang di Jalan Raya Sumenep–Kalianget akibat pengemudi mengantuk.

KLIKJATIM.Com | Sumenep – Kecelakaan beruntun yang mendebarkan terjadi di Jalur Provinsi Sumenep-Kalianget, tepatnya di Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (26/1) siang.

Sebuah mobil pribadi yang hilang kendali menyapu dua sepeda motor, pedagang kaki lima (PKL), hingga menghancurkan warung sembako di pinggir jalan.

Insiden bermula sekitar pukul 12.45 WIB saat mobil Mitsubishi Xpander Cross warna putih dengan nomor polisi M 1765 TH melaju dari arah barat. Mobil yang dikemudikan oleh Hamsan (33), warga Talango, diduga kuat melaju dalam kondisi sopir yang mengantuk berat.

Plt. Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, mengungkapkan bahwa kurangnya fokus pengemudi menyebabkan kendaraan oleng ke arah bahu jalan sebelah utara secara mendadak.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, pengemudi mobil diduga kurang fokus ke depan karena mengantuk, sehingga kendaraan oleng ke bahu jalan sebelah utara,” ujar Kompol Widiarti, Selasa (27/1).

Laju mobil yang tak terkendali langsung menghantam dua motor yang tengah terparkir, yakni Honda Supra X dan Honda Mio. Nahas, Salihin (48), pemilik Supra X yang sedang duduk santai di dekat motornya, ikut terpental akibat benturan tersebut. Belum berhenti, mobil terus merangsek dan menabrak Selvi Nova Sari (29), seorang pedagang kaki lima yang sedang berjualan.

Kehancuran berlanjut saat mobil menghantam dua unit warung sembako dan dua gerobak dagangan hingga ringsek. Suasana di lokasi sempat mencekam sebelum warga memberikan pertolongan kepada para korban.

“Dua korban mengalami luka ringan, masing-masing pengendara sepeda motor dan seorang pedagang kaki lima. Keduanya telah mendapatkan perawatan medis di RSI Kalianget,” tambah Widiarti.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah mengingat kerusakan parah pada kendaraan dan tempat usaha warga. Polisi telah mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengendara untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk, karena nyawa taruhannya.

"Istirahatlah jika lelah, keselamatan adalah yang utama," pungkasnya.

Editor :