KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring pembangunan sumber daya manusia (SDM) hingga ke kancah internasional. Hal ini ditegaskan saat ia menerima kunjungan kehormatan dari Universiti Malaya, Malaysia, dalam program Outbound Malang Intellectual Journey di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (27/1).
Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi Jawa Timur untuk mempererat hubungan bilateral dengan negara tetangga, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan budaya. Gubernur Khofifah menyambut hangat rombongan mahasiswa dan dosen dari universitas ternama asal Kuala Lumpur tersebut.
"Saya berharap kunjungan ini dapat memberikan pengalaman yang berkesan, memperluas wawasan, serta menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat, produktif, dan berkesinambungan antara Jawa Timur dan Malaysia," ujar Gubernur Khofifah, Rabu (28/1).
Di hadapan delegasi Malaysia, Khofifah memaparkan posisi tawar Jawa Timur sebagai "Gerbang Baru Nusantara". Dengan kontribusi ekonomi sebesar 14,54 persen terhadap nasional dan pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas rata-rata nasional (5,22 persen pada Triwulan III-2025), Jatim menjadi motor penggerak ekonomi yang vital.
Selain keunggulan ekonomi dan infrastruktur logistik di Pelabuhan Tanjung Perak, Gubernur juga memperkenalkan karakter Jatim sebagai pusat Islam moderat di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa lima dari sembilan Wali Songo dimakamkan di Jawa Timur, yang menjadi fondasi nilai toleransi dan moderasi beragama hingga saat ini.
"Persaudaraan yang harmonis dan kultur yang hampir sama sebagai bangsa serumpun menjadi kekuatan besar untuk terus menggerakkan energi positif dalam membangun negara masing-masing," imbuhnya.
Merespons paparan tersebut, Dr. Muhammad Hazim bin Mohd Azhar, perwakilan dari Universiti Malaya, mengaku sangat terkesan dengan kepemimpinan Gubernur Khofifah dan nilai-nilai Islam moderat yang dijunjung masyarakat Jawa Timur.
"Saya sangat menghargai sambutan Ibu Gubernur. Saya kira Ibu Gubernur adalah satu nikmat yang Allah berikan kepada rakyat Jawa Timur," pungkas Dr. Muhammad Hazim.
Kunjungan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pertukaran akademik, tetapi berlanjut pada kolaborasi nyata di sektor ekonomi kreatif, dakwah global, dan penguatan riset pendidikan antar kedua wilayah.
Editor : Fatih