KLIKJATIM.Com | Jember – Seorang remaja putri bernama Putri Ramadhani (19), warga RT 004/RW 002 Dusun Krajan Barat, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami luka ringan setelah tertimpa reruntuhan atap rumahnya yang roboh akibat hujan lebat disertai angin kencang, Selasa (27/1/2026) dini hari.
Saat kejadian, korban diketahui sedang tertidur di dalam kamar. Tiba-tiba, material atap rumah ambruk dan menimpa bagian pundak serta pinggul korban, sehingga menyebabkan memar di beberapa bagian tubuh.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, hujan deras yang disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi bangunan rumah non permanen milik korban yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem, sehingga menyebabkan rumah roboh dan mengalami kerusakan berat.
Bangunan rumah berukuran sekitar 5,2 meter x 5,5 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah. Korban yang berada di dalam rumah langsung tertimpa reruntuhan atap sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga sekitar.
Usai kejadian, korban segera dilarikan ke Puskesmas Arjasa untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, luka yang dialami tergolong ringan dan tidak mengancam jiwa. Hingga kini, rumah korban belum dapat ditempati dan korban sementara mengungsi di rumah orang tuanya.
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada Selasa pagi sekitar pukul 11.30 WIB dan langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi untuk melakukan asesmen serta penanganan darurat.
“Setelah laporan kami terima, tim TRC BPBD bersama unsur terkait segera melakukan asesmen di lokasi dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban. Kerusakan yang terjadi juga kami data sebagai dasar tindak lanjut bantuan,” ujar Edy saat dikonfirmasi di Mako Pusdalops BPBD Jember.
BPBD Kabupaten Jember telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, paket kebersihan, lauk pauk, makanan siap saji, tambahan gizi, peralatan makan dan masak, family kit, terpal, sandang, selimut, hingga paket lansia. Selain itu, Tim Jitupasna BPBD juga melakukan asesmen lanjutan untuk menghitung total kerugian akibat kejadian tersebut.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Kabupaten Jember berencana menyalurkan bantuan material bangunan berupa 1.200 batu bata, 30 batang kayu usuk, 60 batang kayu reng, serta 750 genteng guna membantu proses perbaikan rumah korban.
Edy juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Jember.
“Kami mengingatkan warga, terutama yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan kurang layak, agar lebih waspada. Koordinasi dengan pemerintah desa serta gotong royong warga sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan pascakejadian,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar