KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Tim pemugaran Candi Mirigambar Tulungagung menemukan pondasi bata yang ada di sekitar lokasi candi mirigambar, sebelum proyek pemugaran Candi Mirigambar dimulai.
[irp]
Pondasi tersebut tertanam di kedalaman 60 centimeter dibawah tanah, temuan tersebut kemudian ditindak lanjuti dengan melakukan penggalian di beberapa titik, hasilnya ditemukan pondasi serupa yang belum dipastikan ujungnya.
Pasca penemuan tersebut, muncul ide untuk melakukan penggalian mendalam guna memastikan pondasi tumpukan bata yang diperkirakan merupakan bagian dari Candi Mirigambar.
Namun upaya tersebut kemungkinan tidak dilakukan dalam waktu dekat ini, hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Pemugaran Candi Mirigambar, Sumaryanto yang dikonfirmasi di lokasi kerjanya.
Sumaryanto mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima perintah mengenai kelanjutan ekskavasi maupun pembuatan lubang galian baru untuk mendalami temuan pondasi batu bata tersebut.
"Untuk galian galian ini kemungkinan akan ditutup lagi,karena kita belum ada perintah lebih lanjut dari kantor," ujarnya pada Kamis (04/11).
Dalam waktu dekat ini, timnya akan menutup kembali galian tersebut namun pihaknya akan memberikan tanda dengan harapan jika kedepannya dilakukan penggalian ulang, maka prosesnya bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
"Nanti akan kita kasi tanda, biar kalau ada pekerjaan lanjutan nanti lebih mudah," jelasnya.
Pondasi batu bata tersebut diprediksi merupakan bagian luar atau pagar pembatas Candi Mirigambar, namun belum bisa dipastikan panjang dan lebar totalnya.
Tetapi jka melihat lokasi Candi Mirigambar saat ini yang ada di dekat lapangan sepakbol milik pemerintah desa setempat, maka besar kemungkinan letak pondasi tersebut akan membentang dan ada di wilayah lapangan sepakbola tersebut.
Candi Mirigambar sendiri merupakan salah satu Candi di Kabupaten Tulungagung yang tahun ini direnovasi oleh BPCB Jawa Timur, Candi ini direnovasi karena kondisinya yang sudah miring dan hampir roboh.
Candi dengan relief cerita panji yang relatif masih utuh ini menjadi Candi yang banyak dikunjungi wisatwan dari berbagai negara, saat festival panji nusantara digelar setiap tahunnya. (ris)
Editor : Iman
60 Seconds to Tokyo Bawa Street Food Jepang dengan Sentuhan Pedas ke Jember
Sajian street food Jepang kini mendapat sentuhan cita rasa lokal di Jember. Melalui program 60 Seconds to Tokyo, Aston Jember Hotel & Conference Center menghadi…
Belanja Daerah dalam KUPA-PPAS Perubahan APBD Gresik 2026 Bertambah Rp109 Miliar, Prioritaskan Program Layanan Publik
KLIKJATIM.Com | Gresik – DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Gresik menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (…
Teken MoU dengan UNITABAH, Karang Taruna Lamongan Dorong Peningkatan Mutu Kader dan Pemuda Desa
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Karang Taruna Kabupaten Lamongan kembali mengukuhkan perannya sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tingka…
Pemkot Surabaya Dukung Penguatan Ekosistem Investasi Melalui Inovasi Digital
Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat iklim investasi di kota setempat salah satunya lewat inovasi digital yakni menerapkan sistem integrasi berbasis kecer…
Komunitas Pers Dorong Dewan Pers Segera Sahkan Aturan Dana Jurnalisme
KLIKJATIM.Com | Jakarta — Komunitas pers mendorong Dewan Pers segera menetapkan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme Indonesia sebagai landasan hukum p…
Semester I 2026, SGN Catat Kenaikan Produksi Gula dan Perkuat Kemitraan Petani
KLIKJATIM.Com | Surabaya — PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) mencatat perkembangan positif sepanjang Semester I 2026. Kinerja tersebut terlihat dari peningkatan v…