KLIKJATIM.Com | Jember - Sajian street food Jepang kini mendapat sentuhan cita rasa lokal di Jember. Melalui program 60 Seconds to Tokyo, Aston Jember Hotel & Conference Center menghadirkan 12 pilihan makanan Jepang yang dirancang tetap autentik, namun lebih akrab dengan selera masyarakat Indonesia, khususnya Jember.
Program yang diperkenalkan pada 18 Agustus 2026 tersebut merupakan bagian dari Archipelago Global Flavor Series dengan tema Japanese street food. Sejumlah menu seperti chicken yakitori, chicken grill, ramen salmon, Wagyu burger, chicken katsu sando, hingga Japanese cotton cheesecake disiapkan untuk memberikan pengalaman kuliner Jepang dengan karakter rasa yang lebih familiar.
Executive Chef Aston Jember Hotel & Conference Center, Christino Dwi Setiawan, mengatakan pemilihan menu mempertimbangkan tingkat familiaritas masyarakat terhadap makanan Jepang.
"Kalau menyesuaikan lidah Jember, khususnya Indonesia dan Jember, saya yakin masyarakat Jember sudah familiar dengan masakan Jepang. Apalagi yang kita ambil ini street food, masakan yang familiar dengan jajanan dari Jepang," ujar Christino.
Menurutnya, karakter rasa lokal juga menjadi pertimbangan dalam penyajian menu. Unsur pedas, misalnya, hadir melalui penggunaan spicy mayo, cabai, serta chili sauce.
Untuk menu chicken grill, Aston Jember memadukan koji sauce berbahan fermentasi soya dengan chili sauce. Sementara spicy mayo digunakan untuk memberikan sensasi pedas pada sejumlah hidangan.
"Yang rasa pedas ini memang ada spicy mayo. Ada mayones dengan ciri khas Jepang dan ada cabainya. Ada juga chicken grill yang menggunakan koji sauce, fermented daripada soya dan chili sauce. Masyarakat Jember bisa menikmati yang senang pedas," katanya.
Salah satu menu yang mendapat perhatian adalah ramen salmon. Hidangan tersebut menggunakan mi gandum dengan kuah bercita rasa gurih yang dipadukan dengan tekstur creamy.
Christino mengatakan, komposisi tersebut tetap mempertahankan karakter dasar ramen Jepang, tetapi dibuat lebih mudah diterima oleh konsumen lokal.
"Kuahnya selain savory atau sangat beraroma dari stock-nya, kita juga pakai sedikit creamy. Jadi tidak hanya aroma ayam, ikan dan daging itu sendiri, tetapi juga creamy," jelasnya.
Perpaduan rasa tersebut mendapat respons positif dari pengunjung. Selebgram Jember, Nurul Hasanah, yang ikut mencicipi menu dalam acara pengenalan 60 Seconds to Tokyo, menyebut ramen salmon sebagai salah satu menu favoritnya.
"Ramennya enak banget, creamy banget. Kuahnya sangat-sangat enak. Cake-nya juga enak banget, wajib dicobain," ujar Nurul.
Ia menilai konsep tersebut dapat menjadi alternatif bagi warga Jember yang ingin menikmati makanan Jepang tanpa harus meninggalkan karakter rasa yang sudah familiar.
"Yang suka kulineran makanan Jepang, langsung saja datang ke Aston. Di Jember banyak makanan Jember, tapi yang di Aston wajib dicoba karena beda," katanya.
Selain ramen dan hidangan gurih, pilihan dessert juga tersedia dalam rangkaian menu tersebut. Secara keseluruhan terdapat 12 menu, termasuk dua pilihan makanan penutup.
Marketing Communications Aston Jember, Ahmad Bayshofi Muttaqin, mengatakan menu 60 Seconds to Tokyo menggunakan bahan yang dipastikan halal. Harga menu dimulai dari sekitar Rp40 ribu untuk dessert, sementara menu utama tersedia mulai Rp40 ribu ke atas.
"Kami ingin dengan harga yang affordable dan dengan jaminan produk yang halal, masyarakat Jember secara luas bisa menikmati produk-produk yang kami sajikan," ujar Ahmad.
Seluruh menu 60 Seconds to Tokyo dapat dinikmati di Lekker Restaurant dan Planet Kopi Aston Jember. Konsumen juga dapat memesannya melalui layanan room service.
Dengan menggabungkan karakter street food Jepang dan sentuhan rasa lokal, Aston Jember menjadikan 60 Seconds to Tokyo sebagai pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menjajal kuliner Jepang dengan cita rasa yang lebih dekat dengan lidah Jember.
Editor : Wahyudi