KLIKJATIM.Com | Gresik – Gressmall berkolaborasi dengan komunitas Omah Dhuafa kembali menggelar ajang nostalgia tahunan "Pasar Djadoel Grissee #5". Berlangsung di Atrium Gressmall mulai 20 hingga 23 Agustus 2026, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan ragam kuliner khas tempo dulu, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan sosial dan pelestarian warisan budaya lokal bagi masyarakat Gresik.
Pembukaan ajang kuliner tradisional ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muhammad Syahrul Munir, Founder Omah Dhuafa Syaikhu Busyiri, Direktur Utama PT Dharma Graha Utama Erwin H. Poedjono, serta General Manager Gressmall Erich Pramono Bangun.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun, menyampaikan bahwa Pasar Djadoel dirancang untuk menjembatani generasi muda agar dapat mengenal dan mencintai identitas kuliner daerahnya sendiri.
“Pasar Djadoel bukan sekadar menghadirkan makanan tradisional, tetapi menjadi bagian dari upaya untuk menjaga cerita, rasa, dan budaya Gresik agar tetap dikenal oleh generasi sekarang dan generasi berikutnya. Kami ingin pengunjung dapat merasakan kembali suasana tempo dulu sekaligus mengenal kekayaan kuliner khas daerah,” ujar Erich.
Dalam ajang ini, Atrium Gressmall disulap menjadi ruang yang menyajikan puluhan stan makanan dan minuman khas Jawa Timur, khususnya Gresik. Pengunjung dapat menikmati sajian makanan berat seperti Sego Krawu, Gule Obos, Lontong Romo, hingga Kupat Ketheg.
Selain itu, ragam jajanan pasar klasik seperti Serabi, Getuk, Srawut, dan Bongko Kopyor turut melengkapi deretan stan kuliner, disandingkan dengan minuman tradisional penyegar seperti Legen, Sinom, Dawet Siwalan, hingga Es Gudir.
Melalui sinergi bersama Omah Dhuafa, gelaran ini juga mengusung misi kepedulian sosial dengan memberi panggung bagi para UMKM dan pelaku usaha kuliner lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka di tengah gaya hidup modern.
Mengusung semangat “Experience a New Lifestyle”, Gressmall membuktikan bahwa pusat perbelanjaan modern dapat bertransformasi menjadi ruang bertemunya tradisi masa lalu, kehidupan masa kini, serta edukasi bagi generasi masa depan.
Editor : Fatih