klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pemkot Surabaya Dukung Penguatan Ekosistem Investasi Melalui Inovasi Digital

avatar Muhammad Nurkholis
  • URL berhasil dicopy
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya

KLIKJATIM.Com | Surabaya  -Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat iklim investasi di kota setempat salah satunya lewat inovasi digital yakni menerapkan sistem integrasi berbasis kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AI) serta menghadirkan Klinik Investasi untuk mempermudah para pelaku usaha.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Kamis mengatakan sistem tersebut memungkinkan pemantauan real-time dari ruang kerja.

"Berapa izin yang masuk dan selesai, semua terpantau. Kami juga menyediakan Klinik Investasi yang mendampingi investor, mulai dari perhitungan Break Even Point hingga estimasi lama pembangunan," kata Eri Cahyadi di sela penyambutan Tim Pelaksana Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Daerah bersama Tim Panel Penilai Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Ia mengemukakan, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk melakukan verifikasi lapangan dan wawancara mendalam terkait kinerja layanan investasi di Kota Surabaya.

"Penilaian ini merupakan bagian dari tahapan Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026," katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan AI juga mempermudah pemohon dalam melacak berkas perizinan langsung melalui ponsel pintar.

Ia menegaskan kemudahan ini dibangun untuk memberikan kepastian hukum dan transparansi bagi pelaku usaha yang ingin atau akan berinvestasi di Kota Surabaya.

"Ketika ada kepastian dan tidak ada biaya di luar ketentuan, trust atau kepercayaan investor akan terbangun. Hasilnya, investasi bergerak dan perekonomian Surabaya ikut tumbuh," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebutkan tahun ini Pemkot Surabaya menargetkan realisasi investasi sebesar Rp43 triliun atau meningkat dari sebelumnya sebesar Rp35 triliun hingga Rp36 triliun.

"Tentunya inovasi-inovasi yang kami lalukan akan menunjang target investasi yang ditetapkan tahun ini," katanya.

Direktur Kerja Sama Pelaksanaan Berusaha Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Hasyim Daeng Barang menjelaskan bahwa kedatangan timnya bertujuan untuk melakukan uji petik atas pemaparan yang telah disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya.

"Kami hadir bersama Wakil Ketua Kadin untuk mengecek apakah fasilitas dan pelayanan yang dipaparkan sudah sesuai dengan data di lapangan. Penilaian berfokus pada dua aspek utama, yaitu kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB)," katanya.

Editor :