KLIKJATIM.Com | Lamongan – Karang Taruna Kabupaten Lamongan kembali mengukuhkan perannya sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia (SDM) di tingkat akar rumput. Mengusung fokus penguatan pemuda dan pemberdayaan masyarakat, organisasi kepemudaan terbesar di Lamongan ini resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Tarbiyatut Tholabah (UNITABAH).
Kesepakatan tersebut diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Peningkatan dan Pengembangan Mutu Institusi bernomor 3.2/A.j/663/MoU/UNITABAH/VIII/2026. Momen bersejarah ini dihelat bertepatan dengan acara Simposium dan Launching UNITABAH—yang sebelumnya bernama Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)—di Paciran, Lamongan, Jumat (21/8/2026).
Dokumen kerja sama ditandatangani langsung oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, H. Achmad Ilham Zubairi, S.Sos., M.I.Kom., bersama Rektor UNITABAH, Dr. Alimul Muniroh, M.Ed.
Kemitraan berdurasi lima tahun ini menjadi angin segar bagi pemuda-pemudi di tingkat kecamatan hingga desa. Kerja sama mencakup penyediaan ruang Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau industri bagi mahasiswa, skema beasiswa studi lanjut, hingga riset terapan dan pengabdian masyarakat.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, H. Achmad Ilham Zubairi, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan kualitas SDM pemuda desa di era modern.
"Karang Taruna memiliki struktur dan jejaring yang kuat hingga ke tingkat desa. Hadirnya UNITABAH sebagai mitra akademis strategis memberikan ruang yang sangat luas bagi kader-kader muda kami di desa untuk meningkatkan kapasitas diri. Baik melalui akses beasiswa pendidikan tinggi, keterlibatan langsung dalam riset pengembangan potensi lokal, maupun program pengabdian masyarakat. Kami ingin pemuda Karang Taruna tidak hanya aktif secara sosial, tapi juga terdidik dan unggul secara akademis," ujar Ilham.
Di sisi lain, Rektor UNITABAH, Dr. Alimul Muniroh, M.Ed., menyambut positif komitmen Karang Taruna yang dinilai memiliki pemahaman terdepan mengenai kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Sinergi ini diyakini akan mempermudah akselerasi Tri Dharma Perguruan Tinggi agar tepat sasaran.
"Transformasi IAI TABAH menjadi UNITABAH membawa tanggung jawab akademis dan sosial yang lebih besar. Melalui sinergi bersama Karang Taruna Kabupaten Lamongan, kami ingin memastikan bahwa karya ilmiah, penelitian, dan program pendidikan perguruan tinggi tidak berhenti di dalam kampus. Semua riset dan pengabdian kami harus dapat langsung menyentuh serta memberikan dampak nyata bagi pemuda dan masyarakat di pelosok desa," tuturnya.
Sebagaimana tertuang dalam Pasal 2 Nota Kesepahaman, ruang lingkup kerja sama ini mencakup optimalisasi sumber daya kedua lembaga untuk saling memperkuat program kerja dan penempatan mahasiswa UNITABAH dalam program Praktik Kerja Lapangan (PKL) di bawah naungan Karang Taruna. Kemitraan ini juga mencakup kolaborasi riset terapan guna merumuskan solusi atas masalah sosial kepemudaan, skema penawaran beasiswa studi lanjut bagi kader Karang Taruna, serta pelaksanaan aksi pengabdian masyarakat berbasis potensi lokal.
Guna merealisasikan butir-butir kesepakatan tersebut, kedua belah pihak sepakat membentuk tim teknis untuk merumuskan program kerja turunan agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat Lamongan.
Editor : Fatih