KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gelaran turnamen bertajuk Piala Gubenur Jawa Timur Open Tournament Junior dan Amateur 2021 oleh Persatuan Golf Indonesia (PGI) Pengprov Jawa Timur dan PGI Cabang Surabaya, dijadwalkan mulai 7-9 Oktober 2021. Lokasinya bertempat di Bukit Darmo Golf.
[irp]
Diketahui bahwa ajang berkelas Internasional merupakan agenda tahunan PGI yang sempat tertunda karena pandemi. “Semangat utama turnamen ini adalah mencetak sebanyak-banyaknya atlet golf Junior, dan kita harapkan dari turnamen ini lahir pegolf asal Jawa Timur utamanya dari Surabaya yang siap bertanding di ajang internasional,” kata Ketua Pelaksana Turnamen, Totok Dwi Hariyono dalam acara press conference, Selasa (5/10/2021) seperti dikutip suarasurabaya.net.
Turnamen ini awalnya akan digelar di bulan Juli. Namun karena masih masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sehingga baru bisa terealisasi saat ini. Sambutan dari para peserta pun sangat antusias.
Menurut Totok, hingga kini tercatat sebanyak 84 pegolf junior dari 11 Pengprov yang sudah mendaftarkan diri sebagai peserta. Jumlah ini diakui melebihi target awal yang hanya 80 atlet.
Sekretaris PGI Jatim, Rudi Urip Santoso menambahkan, bahwa turnamen ini setidaknya mampu mengobati kekecewaan atlet asal Surabaya, karena cabang golf tidak ada di PON Papua. Padahal atlet asal Surabaya banyak yang berprestasi, sehingga sebagai pengganti kekecewaan bisa tampil di turnamen yang memperebutkan piala Gubernur Jawa Timur.
“Pemenang turnamen ini mendapatkan poin untuk meningkatkan peringkat dalam daftar pegolf amatir dunia,” terangnya.
Adapun rencana turnamen Junior ini dilaksanakan pada 7-8 Oktober, yang akan dibuka oleh Ketua PGI Pusat. Untuk amateur akan dilaksanakan pada Sabtu (9/10/2021) dan dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahyono.
Sementara itu, Wakil Ketua PGI Surabaya, Saiful Maarif menjelaskan, dalam turnamen nanti akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari penyedia tempat pelaksanaan, pemain, caddy, maupun pendamping. Semuanya dipastikan harus sudah vaksin.
Untuk atlet di bawah 12 tahun juga harus didampingi orangtua atau perwaliannya. Bahkan ruang ganti atau loker pemain juga disediakan hepa filter atau penyaring udara.
“Bagi yang belum divaksin, kami sediakan antigen gratis yang disupport oleh Pemprov Jatim,” tandasnya. (ss/nul)
Editor : Redaksi