KLIKJATIM.Com | Maumere – Kepanikan melanda Pelabuhan Maumere saat gempa bumi berkekuatan 7,7 SR mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (21/8).
Di tengah situasi darurat tersebut, General Manager Pelindo Maumere, Angga Adi Prebawa, mengambil keputusan spontan untuk terjun langsung ke laut demi menyelamatkan sejumlah penumpang yang tercebur.
Insiden tersebut bermula saat Angga tengah melakukan silent inspection di area pelabuhan. Ketika guncangan hebat terjadi, puing-puing berjatuhan dan tangga akses menuju kapal terlepas hingga runtuh ke laut. Akibatnya, beberapa calon penumpang yang berada di atas tangga ikut jatuh terhempas ke air.
Melihat kejadian tersebut, Angga tanpa ragu langsung turun ke laut bersama personel TNI AL yang berada di lokasi untuk melakukan evakuasi di tengah kondisi pelabuhan yang serba tidak pasti.
“Saat melihat ada penumpang yang jatuh ke laut, yang terpikir saat itu hanya bagaimana mereka bisa segera diselamatkan. Tidak ada waktu untuk berpikir panjang,” ujar Angga.
Meski aksinya mendapat banyak simpati dan dinilai pemberani, Angga tetap bersikap merendah. Bagi dirinya, keputusan tersebut murni bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan kepemimpinan di lapangan.
“Saya kira ini bukan soal heroik. Kami semua yang berada di pelabuhan punya tanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpang. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, ya kami harus membantu semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi cerminan nyata dari penerapan prinsip safety first di lingkungan pelabuhan. Kesiapsiagaan dan respons cepat yang ditunjukkan oleh jajaran Pelindo Maumere serta TNI AL membuktikan bahwa keselamatan pengguna jasa pelabuhan merupakan prioritas utama di atas segalanya, terlebih dalam kondisi bencana alam.
Editor : Fatih