KLIKJATIM.Com | Gresik – Sebuah rumah di Jalan Melati RT 13 RW 04, Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, terbakar pada Minggu (23/8/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bensin yang berada di dekat kompor dan tak sengaja tersenggol saat penghuni rumah hendak memasak.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik Suyono mengatakan, kejadian tersebut dilaporkan melalui layanan Call Center 112 pada pukul 06.19 WIB.
“Awalnya anak pelapor hendak memasak, kemudian tidak sengaja menyenggol bensin yang berada di dekat kompor. Api langsung menyambar dengan cepat,” kata Suyono.
Panik melihat api membesar, anak pelapor kemudian meminta bantuan kepada Ketua RT setempat untuk menghubungi Call Center 112. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada personel Pos Damkar Dukun.
Petugas berangkat pada pukul 06.23 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.35 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Petugas langsung melakukan pembasahan. Setelah kondisi dinyatakan kondusif, personel kembali ke Pos Dukun,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, Damkarla Gresik mengerahkan satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai. Lima personel turut diterjunkan, yakni Luthfi, Rudi, Dimas, Mufa’id, dan Mujib.
Kebakaran berhasil ditangani dan dinyatakan selesai pada pukul 07.23 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Suyono menyebut, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta. Sementara proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak menempatkan bahan yang mudah terbakar, seperti bensin, di dekat sumber api maupun kompor. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu kebakaran dengan cepat, terutama ketika bahan bakar berada dalam jangkauan sumber panas.
“Bahan yang mudah terbakar sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan jauh dari kompor atau sumber api. Masyarakat juga harus segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran,” jelasnya.
Berdasarkan data Damkarla Gresik, sepanjang Agustus 2026 hingga 23 Agustus, tercatat sebanyak 75 kejadian kebakaran. Pada periode yang sama, petugas juga telah menangani 83 kejadian penyelamatan atau rescue di wilayah Kabupaten Gresik.
Editor : Abdul Aziz Qomar