KLIKJATIM.Com l Surabaya - Kementerian Perhubungan akan mengembalikan pengelolaan Jembatan Timbang kepada provinsi. Hal ini disampaikan langsung Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat menerima kunjungan dari Gubernur dan Pimpinan DPRD Jatim, beberapa waktu lalu.
Gubernur dan Pimpinan DPRD Jatim memang melakukan Road Show ke sejumlah kementerian di Jakarta. Hal ini terkait impelementasi Peraturan Presiden 80/2019 tentang percepatan pembangunan kawasan Gerbangkertasusila, kawasan Bromo Tengger Semeru, Selingkar Wilis dan lintas selatan. Dalam agenda tersebut juga dibahas terkait pengelolaan Jembatan Timbang.
Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak mengungkapkan, ketika pertemuan dengan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan pada Jumat (17/1/2020), hadir juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta beberapa menteri yang lain. Kesempatan itu digunakan khusus untuk menyampaiakan kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi persoalan implementasi UU 23/2014 tentang jembatan timbang yang ditarik oleh pemerintah pusat yang kini justru tidak ada yang mengelola.
[irp]
“Di hadapan Pak Menhub, kami menyampaikan permohonan supaya jembatan timbang itu dikembalikan kepada daerah. Karena hampir semua jembatan timbang sekarang ini dalam posisi mangkrak dan tidak terurus,” terang Sahat, ditemui di kantornya, Senin (20/1/2020).
Tidak disangka, Menteri Perhubungan langsung merespon positif usulan tersebut. Meski awalnya Kemenhub berencana menggandeng pengelolaan jembatan timbang dengan pihak ketiga semacam outsourcing swasta. Namun hal ini terbantahkan karena Pemprov Jatim yang juga siap secara SDM dan keahlian. “Dalam pertemuan itu menteri perhubungan menyampaikan kesanggupannya akan mengembalikan jembatan timbang kepada daerah,” ungkap Sahat didampingi Kusnadi .
[irp]
Hal ini kemudian menjadikan salah satu kebanggaan bagi Jawa Timur. Agar Jembatan Timbang yang tersebar disejumlah titik bisa kembali beroperasi. Karena semenjak diambil alih pusat, Jembatan Timbang tidak lagi mengawasi kendaraan yang kelebihan muatan angkut sehingga berpotensi merusak kondisi jalan. “Ini kami anggap salah satu keberhasilan, dan kita senang. Karena pada saat itu pak menteri berjanji segera merevisi mengajukan perubahan terhadap undang-undang terkait pengaturan jembatan timbang dalam Prolegnas 2020,” papar politisi Partai Golkar ini.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama DPRD Jatim juga memperjuangkan persoalan uji type angkutan dan ijin bis pariwisata yang saat ini diambil alih pemerintah pusat. Hal itu sangat memberatkan pengusaha angkutan. “Pak menteri juga menyanggupi dikembalikan ke Provinsi Jatim,” sebutnya.
Setelah ada kebijakan ini, kata Sahat, pimpinan DPRD Jatim akan segera mensosialisasikan ke komisi terkait. “Kami akan minta kepada Komisi D untuk mengawal kebijakan tersebut, agar Jembatan Timbang resmi dikelola Provinsi Lagi,” pungkas Sahat. (tryk/bro)
Editor : Redaksi
Dunia Usaha Diajak Ambil Peran Lewat CSR untuk Penguatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Gresik
KLIKJATIM.Com | Gresik – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) bukan sekadar kegiatan amal, melainkan t…
Lapak Pedagang di Bangsalsari Jember Dirusak Gerombolan Bermotor, Korban Lapor ke Polisi
KLIKJATIM.Com | Jember – Kasus pengrusakan kios atau lapak pedagang yang diduga dilakukan sekelompok orang terjadi di Dusun Krajan, Desa Tisnogambar, Kecamatan …
Distribusi LPG di Bojonegoro Capai 38 Ribu Tabung per Hari, Pasokan Diklaim Aman
Distribusi LPG bersubsidi di Kabupaten Bojonegoro terus dipantau ketat oleh pemerintah daerah guna memastikan pasokan tetap aman dan merata hingga ke masyarakat…
Efisiensi Anggaran Hambat Perbaikan Sarana Bermain Anak di Alun-alun Trunojoyo Sampang
KLIKJATIM.Com | Sampang – Kerusakan sarana bermain anak di Alun-alun Trunojoyo Sampang, khususnya fasilitas air mancur, membutuhkan penanganan serius. Kondisi b…
DPRD Gelar Gresik Hearing Polemik Seleksi Perangkat Desa Dahanrejo, Begini Rekomendasinya
KLIKJATIM.Com | Gresik – Komisi I DPRD Kabupaten Gresik menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), I…
Resmikan Grand Paviliun RSSA Malang, Gubernur Khofifah: Tak Perlu ke Luar Negeri, Kualitas Kita Sudah Berstandar Global
KLIKJATIM.Com | Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi meresmikan Grand Paviliun…