KLIKJATIM.Com | Gresik - Pemerintah pusat menghapus sebagian data penerima bantuan keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) . Penghapusan itu berimbas pada penerimaan KPM di daerah berkurang. Seperti di Kabuaten Gresik, sedikitnya 2.000 KPM dicoret dari daftar penerima bantuan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gresik. [irp]
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik Sentot Supriyohadi membenarkan pihaknya telah melakukan pengahapusa data PKM-BPNT di Kabupaten Gresik. “Ada sekitar 2000 data invalid, dihapus, dan dilakukan perbaikan atas instruksi program pusat Kemensos,” terangnya, Selasa (12/1/2021).
Ditambahkan, penghapusan ini merupakan salah satu program Kemensos yang nomer induk kependudukan (NIK) dari penerima belum diurus dan ada juga data penerima yang meninggal. “Dari 2000 penghapusan data ini hampir dari semua kecamatan se Kabupaten Gresik. Kami sudah berkirim surat kepada seluruh Desa di Kabupaten Gresik untuk perbaikan status kependudukannya,” tambah Sentot.
Diketahui, bantuan PKM-BPNT Rp 200 ribu per bulan yang diterima oleh KPM yang dicairkan di seluruh agen di setiap Kecamatan di Kabupaten Gresik. “Kami imbau kepada penerima bantuan untuk tetap mematuhi protokol kesahatan dalam mencairkan bantuan di E warung setempat,” pungkas Sentot. (hen)
Editor : Redaksi