KLIKJATIM.Com I Gresik— Dewan pengupahan Kabupaten Gresik sedang menggodok besaran upah minimum kabupaten (UMK ) Gresik 2021.Dalam proses penentuan besaran gaji tersebut, muncul usulan dari unsur Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Gresik yang menginginkan UMK 2021 turun jadi 3.297.030 rupiah, dari sebelumnya 4.197.030 rupiah. Artinya akan terjadi penurunan besaran gaji sebesar 900.000 rupiah.
[irp]
Tak pelak, usulan ini ditolak keras kalangan buruh yang tergabung dalam serikat pekerja.Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Gresik Ali Muhsin menyebut usulan dewan pengupahan dari unsur Apindo tersebut tidak masuk akal.
"Karena dalam situasi sulit seperti ini kok malah menurunkan upah. Dengan upah yang berlaku sekarang saja belum cukup untuk menghidupi pekerja dan keluarganya dengan layak," tuturnya kepada klikjatim.com (15/11/2020).
Bila usulan tersebut disahkan, Ali Muhsin berpendapat akan menimbulkan masalah sosial baru, lantaran terjadi penurunan pendapatan yang cukup signifikan.
"Daya beli masyarakat akan turun, sangat mungkin akan terjadi kredit macet bagi pekerja yang masih menganggur rumah atau kendaraan. Masalah sosialseperti ini yang tidak terpikirkan, karena jumlah pekerja di Gresik cukup besar" ungkapnya.
Dalam forum dewan pengupahan, unsur serikat pekerja sendiri mengusulkan besaran UMK Gresik 2021 naik 600.000 rupiah, sehingga menjadi 4.797.030 rupiah, dari sebelumnya 4.197.030 rupiah.
"Kita tahu sih kondisi ekonomi lagi sulit, tapi bila upah naik, daya beli masyarakat juga akan naik yang berimbas pada tumbuhnya permintaan, otomatis produksi perusahaan dalam negeri akan naik juga, asalkan pemerintah juga bisa membatasi impor prroduk yang bisa diproduksi dalam negeri," jelasnya.
Namun usulan tersebut tidaklah harga mati, serikat pekerja sendiri masih membuka ruang negosiasi atau berunding dengan semua pihak yang terlibat di Dewan Pengupahan. Namun bila unsur pengusaha tetep kukuh menginkan pemotongan upah maka mereka akan turun jalan pada tanggal 17 dan 19 November.
"Kita sih masih bisa berunding tentang besaran kenaikan, meski sedikit mari kita diskusikan. Contoh di Lamongan apindo serikat dan pemerintah sepakat naik lima persen. tapi kalau usulan pemotongan atau penurunan UMK, se-Indonesia baru muncul di Gresik ini," tegasnya.
Dari bocoran yang disampaikan salah satu narasumber dalam forum dewan pengupahan, alasan unsur pengusaha mengusulkan penurunan upah karena kondisi ekonomi yang lesu.
"Selain itu karena pekerja sudah mendapatkan Bantuan subsidi upah (BSU) sebesar 600.000 rupiah per pekerja yang bergaji dibawah lima juta, selain itu pengusaha juga mengeluarkan anggaran biaya pencegahan Covid-19 untuk menerapkan protokol kesehatan sebesar 300.000 per karyawan sesuai perbup 22/2020. Dari hitungan itu unsur pengusaha mengusulkan UMK 2021 adalah UMK 2020 dikurangi 900.000 rupiah," rinci sumber yang enggan disebutkan namanya tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Ninik Asrukin saat dikonfirmasi enggan menjelaskan detail, hanya saat disodori pertanyaan mengenai besaran UMK 2021 sebagaimana yang diusulkan unsur pengusaha, Ninik mengatakan bila hal itu tidak benar. "Yang benar UMK Gresik tahun 2021 masih proses," jawabnya singkat.
Namun saat ditanya lebih jauh apakah dalam forum dewan pengupahan unsur pengusaha mengusulkan pemotongan upah sebagaimana yang ditolak unsur pekerja, Ninik tidak menjawab.
Sementara itu, ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Gresik Try Andhy Suprihartono saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban. Pertanyaan melalui pesan singkat yang dikirimkan belum dibaca, sedangkan saat ditelpon tidak diangkat. (bro)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…
Sesi Offline Megpreneur 2026 Lamongan Berakhir, Inkubasikan Inovasi Bisnis hingga Agripreneur
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Rangkaian sesi offline program inkubasi wirausaha muda Megpreneur (Megilan Preneur) 2026 resmi ditutup oleh Bupati Lamongan Yuhronur…
Diduga Gasak Travo Perahu 6.000 Volt di Pelabuhan Pasongsongan Sumenep, Tiga Pria Dibekuk Polisi
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pasongsongan berhasil membongkar kasus pencurian satu set travo perahu motor yang disandarkan…