klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Lansia Penjaga Toko Sembako di Jember Diduga Dirampok, Uang dan HP Raib

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Tangkapan Layar Lansia Perempuan Diduga Jadi Korban Perampokan. (Ist)
Tangkapan Layar Lansia Perempuan Diduga Jadi Korban Perampokan. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Jember – Seorang perempuan lanjut usia (lansia) diduga menjadi korban perampokan saat menjaga toko sembako di Dusun Semboro Pasar, Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember, Kamis (5/11/2026) malam. Korban mengalami luka hingga harus mendapatkan perawatan medis di puskesmas.

Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang milik korban dilaporkan hilang, yakni uang dan telepon genggam (HP). Namun, polisi masih mendalami apakah peristiwa itu merupakan pencurian dengan kekerasan atau penganiayaan.

Dugaan tindak kriminal tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 hingga 19.00 WIB, saat menjelang waktu salat Isya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang menjaga toko sembako seorang diri.

Peristiwa ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp. Sebuah video berdurasi sekitar 11 detik memperlihatkan seorang perempuan lansia tengah mendapatkan penanganan medis di sebuah puskesmas.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetiyo, membenarkan adanya dugaan tindak kriminal yang menyebabkan seorang perempuan mengalami luka di wilayah Kecamatan Semboro.

Andry mengatakan, polisi langsung bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat. Petugas gabungan Polsek Semboro dan Satreskrim Polres Jember kini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memburu terduga pelaku.

"Sementara kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Untuk motifnya, apakah merupakan pencurian dengan kekerasan atau penganiayaan, masih belum dapat dipastikan. Korban masih menjalani perawatan medis sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujar Andry saat dikonfirmasi di sela-sela proses olah TKP.

Dia menyebutkan, berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, uang dan HP milik korban dilaporkan hilang.

"Untuk sementara, barang yang hilang hanya berupa uang dan HP milik korban. Kejadiannya sekitar waktu Magrib. Saat ini anggota masih melakukan olah TKP," jelasnya.

Andry menegaskan, penyidik belum bisa memastikan kronologi maupun motif kejadian tersebut. Keterangan langsung dari korban masih diperlukan untuk mengetahui secara utuh peristiwa yang terjadi.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan mengejar terduga pelaku. Polisi juga belum mengungkap bagaimana korban mengalami luka dalam insiden tersebut.

Keterangan korban nantinya akan menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk memastikan apakah kasus tersebut merupakan perampokan atau tindak penganiayaan.

Editor :