KLIKJATIM.Com | Jombang - Diduga akibat korsleting listrik tiga rumah, mobil, dan barang lainnya di Desa Janti, Kecamatan Jogoroto ludes alami kebakaran dan kerugian diperkirakan hingga Rp600 juta, pada Minggu 30 Juni 2024.
Diungkapkan Ketua RW setempat, Hafid Ahmad mengatakan awal mula kebakaran diketahui dari teriakan salah satu warga meminta tolong, dan memberitahu bahwa muncul api dari sebuah rumah.
Api muncul dirumah korban Mahmula (40), Suparno (60), dan Supriyadi (50) lantas membuat warga setempat menuju lokasi kebakaran, untuk turut membantu para korban menyelamatkan barang yang belum terbakar.
"Tadi sekitar 11.30 WIB ada teriakan ibu-ibu karena kebakaran, ada api yang membesar didepannya mobil brio didalam garasi," katanya.
Baca juga: Pemasang Banner di Jombang Tersengat Listrik, Terjatuh dan Alami Luka BakarKebakaran diduga karena adanya korsleting listrik dari garasi rumah Suparno, api merembet kerumah Mahmula, dan rumah Supriyadi, sehingga tiga rumah dalam keadaan api menyambar.
"Selain mobil, yang kebakar barang-barang eletronik, rumah, sepeda angin, posisi kebakaran awal di pak Suparno ada acara nikahan. Kerugian sekitar Rp 500-600 juta," ungkapnya.
Beruntung tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran tiga rumah tersebut, hingga akhirnya api dapat dipadamkan oleh Petugas PMK Pos Mojoagung sekitar dua jam lamanya.
"Tadi kita terima laporan adanya kebakaran di pemukiman, ada tiga rumah terbakar yang diduga korsleting listrik, dan rumah keadaa tidak ada penghuninya," ujar salah satu anggota PMK Pos Mojoagung, Riza Maulana usai bertugas.
Hingga sekitar dua jam melakukan pemadakam api di lokasi tiga rumah, pihaknya menurunkan dua unit mobil pemadam, dan satu uni supply air.
"Api berhasil dipadamkan pada jam 13.00 WIB. Atas kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian materiil," pungkasnya. (qom)
Editor : Diana