KLIKJATIM.Com | Jombang - Polres Jombang mengamankan 8 orang terduga pelaku tawuran Antar Perguruan Silat, Senin (6/4). Tawuran terjadi setelah konvoi perguruan silat PSHT menggelar acara halal bihalal.
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menuturkan, anarkis perguruan silat ini berawal dari halal bihalal PSHT Ranting Tanjungwadung, Kecamatan Kabuh pada Minggu (5/4). Halal bihalal yang mengundang sekitar 150 pesilat di desa setempat sudah disertai pemberitahuan ke Polsek Kabuh.
"Namun, kegiatan halalbihalal ini dihadiri penggembira lainnya dari PSHT," terangnya saat jumpa pers di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Senin (6/4/2026).
Setelah halal bihalal sekitar pukul 16.00 WIB, lanjut Dimas, para pesilat PSHT pun konvoi mengendarai sepeda motor dari Kecamatan Kabuh melintasi Ploso, Tembelang, Jombang kota dan Diwek. Mereka menggeber-geber motor sambil membentangkan bendera perguruan.
Konvoi kemarin sore akhirnya memicu bentrokan dengan perguruan silat Kera Sakti atau IKSPI. Tawuran di Desa Mojosongo, Diwek, Jombang mengakibatkan 1 pesilat PSHT terluka. Sedangkan tawuran di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek melukai 1 pendekar Kera Sakti.
"Bentrok dengan perguruan Kera Sakti. Ada 2 TKP yang sementara kami sudah menerima laporannya," ungkapnya.
Menurut Dimas, pihaknya mengidentifikasi lebih dari 30 pesilat yang terlibat tawuran ini. Sejauh ini sudah 8 pesilat yang ditangkap beserta barang bukti sepeda motor dan atribut perguruan silat.
"Akan kami lakukan penjemputan satu per satu, kami mintai keterangan, kami selidiki apakah perbuatan mereka termasuk pidana atau tidak. Kemudian atas arahan Bapak Kapolres seluruh kendaraan akan ditilang karena mengganggu ketertiban lalu lintas dan perlengkapannya tidak lengkap," tegasnya.
Sebelumnya, konvoi pesilat kemarin sore diwarnai tawuran di Jalan Raya Tembelang, Jombang sekitar pukul 16.00 WIB. Puluhan pesilat itu tiba-tiba diduga mengeroyok 2 warga yang nongkrong di pinggir jalan.
Kapolsek Tembelang AKP Fadhilah membenarkan adanya insiden tersebut. "Benar, kejadiannya (tawuran) di Jalan Raya Tembelang kemarin jam 4 sore. (Konvoi pesilat) Bubaran halal bihalal di Kabuh," terangnya.
Informasi yang dihimpun, terdapat 2 korban luka dari kubu warga dalam tawuran tersebut. Mereka diduga dikeroyok para pesilat. Namun, kedua korban tidak bersedia membuat laporan polisi.
Editor : Wahyudi