KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ratusan massa yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Bela Rasulullah melakukan demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Mereka menuntut Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta maaf.
[irp]
Dari pantauan klikjatim.com, massa yang berjumlah 500 orang tersebut mulai bergerak dan berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi sekira pukul 13.00 WIB. Mereka datang lengkap dengan atribut-atribut bertuliskan kecaman terhadap Emmanuel Macron.
Salah satu tulisan di spanduk yang dibentangkan oleh demonstran itu berbunyi 'Mengecam karikatur penghinaan Nabi dan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron'.
Selain itu, massa aksi juga mengajak seluruh masyarakat agar memboikot produk asal Prancis yang ada di Indonesia. "Ayo kita boikot produk-produk Prancis," kata orator di atas mobil komando, Jum'at (6/11/2020).
Sedangkan hingga saat ini, pukul 14.30 WIB, aksi demonstrasi masih berjalan dengan tertib dan damai. Para pendemo juga terus meneriakkan kecaman-kecaman serta berulang-ulang mengucapkan kalimat takbir.
Sementara itu, ribuan personel juga sudah disiagakan mengantisipasi adanya keributan. Sedikitnya ada sekitar 1.020 personel gabungan yang sudah berjaga di area Gedung Negara Grahadi.
"Unjuk rasa damai di Gedung Negara Grahadi sejumlah 500 orang. Dan pengamanan dari Polri-TNI AL, Satpol PP, Damkar serta Dinas Kesehatan sejumlah 1.020 personel," ujar Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar. (bro)
Editor : Redaksi