KLIKJATIM.com | Gresik - Meski Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Gresik 2020 masih jauh, tapi saat ini terus menjadi pembicaraan hangat di sejumlah kalangan. Terlebih banyaknya muncul figur baru dari tokoh perempuan.
Akhir-akhir ini sudah berseliweran di media sosial (medsos) terkait figur perempuan, yang disebut-sebut akan maju dalam kontestasi Pilbup Gresik 2020. Mereka dari berbagai latar belakang. Mulai politisi sampai dengan figur independent atau seorang dokter.
[irp]
Misalnya, dr. Anis Ambiyo Putri salah satu tokoh perempuan Gresik Selatan. Dyah Roro Esti Widya Putri, seorang politisi Partai Golkar; Siti Muafiyah, mantan Ketua DPC PDI-P; serta Ufiq Zuroida yang merupakan politisi PKB.
Pengamat sekaligus peneliti Nusantara Research & Consulting (NRC), Hariris Shofa mengatakan, figur perempuan dalam pertarungan Cabup-Cawabup Gresik akan menjadi pertimbangan tersendiri. Sebab dinilai berpeluang meraup suara, meskipun di posisi Wakil Bupati.
"Temuan kami di lapangan figur perempuan ternyata masih diinginkan untuk tampil di kontestasi Pilkada. Karena dinilai mampu merepresentasikan kaum perempuan," kata Hariris, saat dihubungi awak media, Selasa (30/7/2019).
[irp]
Apalagi selama beberapa dekade memang belum ada figur perempuan yang tampil di Pilkada Gresik. “Ini harus menjadi pertimbangan tersendiri bagi para petinggi partai, maupun bakal calon bupati untuk menggandeng figur perempuan," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, peluang kemenangan juga semakin terbuka, ketika ada salah satu calon yang menggandeng figur perempuan. Alasannya karena tingkat partisipasi pemilih perempuan masih mendominasi dibandingkan pemilih laki-laki.
Selain itu, Hariris menambahkan, kehadiran figur perempuan akan menjadi daya tarik tersendiri dan memberi warna baru dalam kontes Pilkada di Gresik. "Sebagian masyarakat juga menginginkan warna baru di pemerintahan. Nah, kehadiran figur perempuan ini bisa menjadi jawaban," pungkasnya. (nul/hen)
Keterengan foto: ilustrasi. (Istimewa)
Editor : Redaksi