klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

PLN Catat Pertumbuhan Pelanggan di Semua Segmen, Industri Naik 18,6 Persen

avatar Catur Rini
  • URL berhasil dicopy
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penyambungan listrik baru.
Ilustrasi petugas PLN saat melakukan penyambungan listrik baru.

KLIKJATIM.Com | Jakarta - PT PLN (Persero) terus memperluas akses listrik hingga ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Upaya tersebut membuahkan hasil dengan bertambahnya 3,3 juta pelanggan baru sepanjang tahun 2025.

Dengan penambahan tersebut, total pelanggan PLN kini mencapai 96,2 juta pelanggan. Pertumbuhan ini menjadi indikator semakin luasnya akses masyarakat terhadap energi listrik yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga peningkatan kualitas hidup.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, perluasan akses listrik tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang terus mendorong pemerataan energi di seluruh Indonesia.

“Dukungan pemerintah yang kuat menjadi fondasi penting bagi PLN untuk menjalankan mandat menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Listrik bukan sekadar energi, tetapi menjadi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Darmawan.

Pertumbuhan pelanggan PLN didorong oleh sejumlah program strategis, di antaranya Program Listrik Desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), serta program Light Up The Dream (LUTD) yang berasal dari donasi pegawai PLN untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan sambungan listrik.

Selain memperluas jangkauan layanan, peningkatan jumlah pelanggan juga berdampak positif terhadap kinerja perusahaan. Pada 2025, pendapatan dari penyambungan pelanggan tercatat mencapai Rp2,24 triliun atau naik 28,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Segmen rumah tangga masih menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan pelanggan. Jumlah pelanggan rumah tangga bertambah 2,74 juta pelanggan, dari 84,66 juta menjadi 87,40 juta pelanggan.

Sementara itu, sektor bisnis mencatat pertumbuhan 8,8 persen, dari 5,15 juta menjadi 5,60 juta pelanggan. Di sektor industri, jumlah pelanggan meningkat signifikan hingga 18,6 persen, dari 253 ribu menjadi 300 ribu pelanggan.

Menurut Darmawan, peningkatan pelanggan di sektor bisnis dan industri menunjukkan geliat ekonomi nasional yang terus berkembang serta meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung aktivitas usaha dan produksi.

“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya sektor rumah tangga dan usaha, pelanggan pada segmen sosial juga meningkat dari 2,09 juta menjadi 2,17 juta pelanggan. Sementara pelanggan pemerintah bertambah dari 629 ribu menjadi 659 ribu pelanggan seiring meningkatnya kebutuhan listrik pada fasilitas publik dan layanan masyarakat.

PLN memastikan akan terus melanjutkan program perluasan akses energi dan penguatan infrastruktur kelistrikan guna mendukung pemerataan pembangunan di seluruh daerah.

“Kami akan terus memperluas akses energi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Darmawan.

Editor :