KLIKJATIM.Com | Jombang - Sedikitnya 260 pelajar SMP Negeri 1 Kabuh Jombang mendapatkan perawatan medis karena diduga keracunan menu MBG. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/9).
Hingga Jumat (4/9/2026), data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang mencatat total korban mencapai 260 orang, yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik.
Penambahan terjadi setelah empat siswa kembali dilaporkan mengalami gejala keracunan pada Kamis (3/9/2026) sore sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 WIB.
"Data yang terbarui menjadi 260 orang. Alhamdulillah kasus ini terkonsentrasi di satu sekolah, bukan meluas ke sekolah-sekolah lain," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, saat mengonfirmasi perkembangan kasus di sela kegiatan skrining TBC di Desa Pandanwangi, Jumat (4/9/2026).
Kasus keracunan massal ini pertama kali terbongkar pada Kamis (3/9/2026) pagi. Saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, puluhan siswa SMPN 1 Kabuh secara mendadak mengeluhkan sakit perut hebat, mual, muntah, pusing, hingga diare secara bersamaan.
Gejala tersebut ternyata efek dari hidangan MBG yang mereka santap pada Rabu (2/9/2026) siang. Adapun menu yang disajikan hari itu terdiri dari Nasi putih, Udang saus padang, Tahu susu, Tumis sayur (wortel, sawi putih, dan brokoli), Buah pepaya.
Berdasarkan kesaksian para korban, udang saus padang diduga kuat menjadi sumber utama keracunan. Pasalnya, sejumlah siswa dan guru sempat mencium aroma kurang sedap yang menyengat dari lauk udang tersebut sebelum dikonsumsi.
Rincian Data Korban dan Penanganan Medis
Dari total 260 korban yang terdata, mayoritas telah dinyatakan membaik, dengan perincian penanganan sebagai berikut:
Total Korban: 260 Orang (256 Siswa dan 4 Guru/Staf)
Pengobatan Mandiri: 175 Orang (Mengalami gejala ringan dan pulih usai penanganan mandiri sejak Rabu malam)
Penanganan di Faskes: 85 Orang (Dilarikan ke Puskesmas dan fasilitas kesehatan pada Kamis pagi akibat gejala sedang hingga berat)
Kondisi Rawat Inap Terkini: 3 Siswa masih dirawat di Puskesmas Kabuh (dari sebelumnya 10 siswa, 7 orang di antaranya sudah diizinkan pulang Jumat pagi)
Rawat Jalan Baru: 1 Siswa ditangani di Klinik Ploso
Dinkes Jombang memberikan perhatian khusus pada alur distribusi Makanan Bergizi Gratis ini. Pasalnya, SPPG Mangunan selaku penyedia menyalurkan 2.899 porsi MBG setiap harinya ke 19 sekolah di wilayah tersebut.
Khusus SMPN 1 Kabuh, jatah porsi yang didistribusikan sebanyak 639 porsi untuk siswa serta 47 porsi untuk guru dan pegawai.
"Daftar penerimanya itu banyak, ada TK dan SD. Nah, kenapa kok pada saat SMPN 1 Kabuh ini yang paling banyak? Itu yang menjadi catatan dan evaluasi mendalam kami," tegas dr. Hexawan.
Terkait dengan seluruh biaya pengobatan dan penanganan medis para korban, Pemkab Jombang memastikan seluruh pasien tidak dibebani biaya sepeser pun.
"Bagi pasien yang dirawat inap semuanya gratis, tidak ada pembiayaan apa pun. Nanti pihak Badan Gizi Nasional (BGN) yang bertanggung jawab penuh," pungkasnya.
Editor : Ratno