klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

HUT RI ke-81 di Jember: Doa Lintas Agama hingga Konser Gratis Ndarboy Genk

avatar Muhammad Hatta
  • URL berhasil dicopy
Bupati Jember Muhammad Fawait saat berkegiatan di Jember. (Hatta/Klikjatim)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat berkegiatan di Jember. (Hatta/Klikjatim)

KLIKJATIM.Com | Jember — Pemerintah Kabupaten Jember mengemas peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan rangkaian kegiatan yang memadukan agenda kebangsaan, keagamaan, hiburan, hingga pelestarian budaya daerah.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum untuk menggelar kegiatan hiburan, tetapi juga ruang memperkuat persatuan dan kecintaan masyarakat terhadap tanah air.

“Perayaan 17 Agustus adalah momentum untuk menghibur rakyat, menumbuhkan cinta kepada NKRI, cinta tanah air, sekaligus mempertahankan tradisi dan kebudayaan,” ujar Fawait saat ditemui wartawan di Jember, Senin (17/8/2026).

Sejumlah agenda telah digelar sepanjang Agustus, mulai dari Jember Fashion Carnival (JFC), International Marching Band, karnaval, Selawat Kebangsaan, malam renungan, pengukuhan Paskibraka, hingga upacara pengibaran bendera pada Senin pagi.

Rangkaian tersebut masih berlanjut dengan hiburan rakyat melalui SAPA SUARA Kemerdekaan 2026 Konser Cinta NKRI yang akan digelar di Alun-Alun Jember, Rabu (19/8/2026).

Grup musik Ndarboy Genk menjadi penampil utama dalam konser tersebut. Masyarakat dapat menyaksikan pertunjukan secara gratis tanpa tiket masuk.

Selain Ndarboy Genk, panggung juga akan diisi Keenan Laksita, finalis Indonesian Idol Season XIV, serta sejumlah musisi lokal Jember.

Menurut Fawait, agenda hiburan tersebut sekaligus diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ribuan warga di sekitar lokasi kegiatan diharapkan dapat menggerakkan sektor informal dan pelaku UMKM.

“Ada waktunya kegiatan keagamaan, ada waktunya acara kenegaraan, dan ada waktunya hiburan yang sekaligus menggerakkan sektor informal dan UMKM,” katanya.

Tak hanya hiburan, Pemkab Jember juga memberikan ruang bagi keberagaman masyarakat melalui doa lintas agama. Kegiatan tersebut melibatkan tujuh pemuka agama dan menjadi bagian dari malam renungan kemerdekaan.

Fawait menyebut doa bersama tersebut sebagai bentuk refleksi sekaligus ikhtiar bersama untuk mendoakan Indonesia. Menurutnya, keberagaman masyarakat Jember harus tercermin dalam setiap momentum kebangsaan.

“Jember adalah rumah kita bersama, miniatur Indonesia. Semua agama kita fasilitasi untuk mengadakan doa bersama sebagai bentuk cinta untuk Indonesia Raya,” ujarnya.

Selain agenda keagamaan dan hiburan, Pemkab Jember tetap memasukkan unsur tradisi lokal dalam peringatan HUT RI tahun ini. Tajemtra dan Anca' Agung kembali menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebagai upaya mempertahankan warisan budaya daerah.

Dengan konsep tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Jember tidak sekadar menjadi seremoni tahunan. Pemerintah daerah berupaya menggabungkan semangat nasionalisme, toleransi antarumat beragama, hiburan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian budaya dalam satu rangkaian perayaan.

Editor :