KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Kematian Ruly Yunis Setiawati (50) masih menyisakan banyak tanda tanya. Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan itu ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil di kawasan Surabaya. Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya, termasuk mengungkap identitas pria misterius yang diduga menjadi orang terakhir bersama korban.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan seorang pria mengenakan kaus berwarna biru, masker, dan kacamata berada bersama korban sebelum peristiwa tersebut. Menurutnya, pria itu tidak mengenakan topi sebagaimana sempat beredar dalam sejumlah informasi.
"Kaus warna biru. Tidak pakai topi," ujar Risang kepada kumparan, Kamis (25/6).
Risang menambahkan, setelah berpisah dengan korban, pria tersebut terlihat meninggalkan lokasi menggunakan layanan taksi online.
"Setelahnya pria misterius naik taksi online tinggalkan lokasi," katanya.
Meski menjadi salah satu petunjuk penting dalam penyelidikan, keluarga korban mengaku sama sekali tidak mengenali sosok pria yang terekam CCTV tersebut.
"Keluarga tidak ada yang mengenal atau mengetahui sosok dalam CCTV. Dipastikan bukan teman kerja korban," tegas Risang.
Jenazah Ruly pertama kali ditemukan setelah seorang pengemudi ojek online mencurigai adanya cairan yang menetes dari sebuah mobil yang terparkir. Temuan tersebut kemudian dilaporkan hingga akhirnya petugas menemukan korban telah meninggal dunia di kursi depan kendaraan.
Peristiwa itu sontak menggegerkan masyarakat dan kalangan aparatur sipil negara di Bangkalan. Polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap dan penyebab kematian korban.
Di mata rekan-rekannya, Ruly dikenal sebagai pribadi yang ramah, terbuka, dan mudah bergaul. Ia tidak membedakan teman lama maupun orang yang baru dikenalnya, sehingga memiliki relasi yang cukup luas, baik di lingkungan pekerjaan maupun pergaulan.
Korban merupakan lulusan sarjana ekonomi dari salah satu perguruan tinggi ekonomi di kawasan Semolowaru, Surabaya. Kariernya di birokrasi membawanya hingga dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPRKP Kabupaten Bangkalan.
Selain dikenal sebagai pejabat daerah, Ruly juga berasal dari keluarga yang memiliki latar belakang birokrasi. Berdasarkan informasi dari orang-orang yang mengenalnya, ayah korban pernah menjabat sebagai salah satu pejabat di Pemerintah Kabupaten Bangkalan pada era 1990-an. Sementara itu, salah seorang pamannya juga pernah menduduki jabatan penting di lingkungan Pemkab Bangkalan.
Hingga kini, aparat kepolisian belum mengumumkan identitas pria yang terekam dalam CCTV maupun menyimpulkan penyebab pasti kematian Ruly Yunis Setiawati. Polisi masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta menunggu hasil pemeriksaan forensik.
Keluarga berharap seluruh rangkaian penyelidikan dapat mengungkap fakta secara terang sehingga penyebab kematian Ruly Yunis Setiawati dapat diketahui dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.
Editor : Wahyudi