KLIKJATIM.Com | Gresik – Dewan Pengawas Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Alif Noeriyanto Rahman, melakukan kunjungan langsung kepada peserta penerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di RS Petrokimia Gresik, Jumat (22/5/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan sekaligus memastikan kualitas pelayanan medis yang diterima peserta berjalan optimal.
Salah satu peserta yang dikunjungi adalah Mahendra Dwi Cahyono, pekerja yang mengalami kecelakaan kerja pada 22 Mei 2026. Berdasarkan kronologi, korban mengalami cedera pada ibu jari tangan kiri akibat terjepit saat membawa troli barang. Tangannya terjepit di antara pegangan troli dan loker kayu sehingga membutuhkan penanganan medis di RS Petrokimia Gresik.
Dalam kunjungan tersebut, Alif menyempatkan diri menyapa peserta serta memastikan proses pelayanan berjalan dengan baik. Ia juga berdialog dengan manajemen rumah sakit terkait implementasi Pelayanan Kesehatan Kerja Sama (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan di RS Petrokimia Gresik.
Pembahasan mencakup kecepatan pelayanan, kemudahan administrasi peserta, hingga kesiapan rumah sakit dalam memberikan penanganan optimal bagi pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja. Pihak rumah sakit pun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik sesuai standar yang berlaku.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gresik, Purwantono, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan peserta memperoleh pelayanan yang cepat, optimal, dan humanis.
“Melalui kunjungan Dewan Pengawas ini, kami ingin memastikan secara langsung bahwa peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami risiko kecelakaan kerja mendapatkan pelayanan terbaik tanpa kendala. Evaluasi implementasi PLKK juga penting untuk menjaga kualitas layanan rumah sakit mitra agar tetap prima,” ujar Purwantono.
Ia menambahkan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan rumah sakit PLKK menjadi faktor penting dalam menghadirkan perlindungan menyeluruh bagi pekerja, khususnya ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja.
“Kami berharap kolaborasi yang baik dengan RS Petrokimia Gresik terus ditingkatkan sehingga peserta merasa aman dan terlindungi saat membutuhkan layanan medis akibat risiko pekerjaan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kualitas layanan serta memastikan kehadiran negara melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja Indonesia.
Editor : Abdul Aziz Qomar