klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pelatihan Vokasi Batch 2 Dibuka Mulai 19 Mei: Gratis dan Bersertifikat BNSP untuk 30 Ribu Peserta

avatar Rozy
  • URL berhasil dicopy
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah,
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah,

KLIKJATIM.Com | Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan alokasi kuota mencapai 30 ribu peserta. Program strategis ini dihadirkan untuk meningkatkan daya saing angkatan kerja menghadapi dinamika dunia industri global.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat. Kendati demikian, program tetap terbuka lebar bagi masyarakat umum dengan ketentuan usia minimal 17 tahun serta telah memiliki akun aktif pada platform resmi SIAPkerja.

Seluruh rangkaian pelaksanaan pelatihan vokasi ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun oleh pemerintah. Skema program sengaja disusun secara komprehensif guna mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, kedisiplinan, sikap, serta etos kerja adaptif agar para peserta siap diserap pasar kerja maupun merintis dunia wirausaha mandiri.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini. Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah melalui rilis resmi Biro Humas, Minggu (17/5/2026).

Proses pelaksanaan program akan melewati beberapa lini tahapan yang terstruktur guna memastikan efektivitas penyerapan materi. Pendaftaran dibuka mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id dan platform SIAPkerja.

Setelah fase pendaftaran ditutup, proses seleksi administrasi dan wawancara mendalam akan dilaksanakan pada periode 10–17 Juni 2026. Hasil kelulusan peserta diumumkan secara transparan pada 18 Juni 2026, disusul agenda kick-off serta orientasi program yang dijadwalkan serentak pada 22 Juni 2026.

Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 ini akan diselenggarakan secara bersamaan di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP), serta diperkuat oleh 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) di bawah naungan Kemnaker yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kenyamanan belajar para peserta. Selama masa pendidikan berlangsung, peserta akan memperoleh berbagai macam fasilitas penunjang yang meliputi:

  • Akses Kelas & Konsumsi: Pelatihan intensif dan makan siang gratis setiap hari kerja.
  • Akomodasi Operasional: Bantuan dana uang transportasi serta ketersediaan fasilitas asrama gratis (disesuaikan dengan kriteria khusus dan kapasitas tampung balai).
  • Proteksi Hukum & Kesehatan: Perlindungan jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) yang terintegrasi melalui BPJS Ketenagakerjaan.
  • Legalitas Kelulusan: Sertifikat pelatihan resmi yang dikeluarkan oleh pihak BPVP, serta Sertifikat Kompetensi Garuda dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah dinyatakan lulus uji kompetensi.

Melalui standarisasi ketat dan benefit yang komprehensif ini, Kemnaker optimistis Batch 2 mampu melahirkan puluhan ribu talenta terampil baru yang siap memperkuat fondasi perekonomian nasional.

Editor :