klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Penumpang KMP Darma Kartika Diduga Lompat ke Laut, Hilang di Perairan Jangkar–Raas

avatar Hendra
  • URL berhasil dicopy
PENCARIAN : Tim SAR bersama aparat dan relawan bersiaga di bibir pantai Jangkar, menurunkan perahu karet untuk melakukan pencarian penumpang yang diduga melompat dari KMP Darma Kartika rute Jangkar–Ra
PENCARIAN : Tim SAR bersama aparat dan relawan bersiaga di bibir pantai Jangkar, menurunkan perahu karet untuk melakukan pencarian penumpang yang diduga melompat dari KMP Darma Kartika rute Jangkar–Ra

KLIKJATIM.Com | Sumenep - Perjalanan laut KMP Darma Kartika pada lintasan Jangkar–Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, mendadak diwarnai peristiwa tak terduga. Seorang penumpang kapal dilaporkan nekat menceburkan diri ke laut saat kapal tengah berlayar dan hingga kini belum berhasil ditemukan.


Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu kapal berada kurang lebih tiga mil dari Pelabuhan Jangkar dalam pelayaran menuju Raas.


Korban diketahui bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.


Kepala Cabang PT DDU Kalianget, Maman Surachman, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa Tohari tercatat sebagai penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Jangkar dengan tujuan Raas.


“Beberapa kru dan ABK melihat langsung bahwa penumpang tersebut melompat ke laut,” ungkap Maman, Kamis (26/3).


Keterangan para awak kapal itu juga diperkuat oleh rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di atas kapal. 


Dari hasil penelusuran serta klarifikasi kepada sejumlah penumpang, diketahui Tohari merupakan rekan dari salah satu penumpang yang membawa sepeda motor dalam pelayaran tersebut.


“Setelah kami cek CCTV, memang benar korban melompat dari atas kapal. Namun kami belum mengetahui kondisi psikologis yang bersangkutan. Secara logika, seseorang tidak mungkin melakukan hal tersebut tanpa adanya tekanan atau masalah,” jelasnya.


Hingga kini, pihak operator kapal mengaku belum mendapatkan kepastian terkait latar belakang maupun persoalan yang mungkin dialami korban sebelum kejadian.


Bahkan, teman korban yang saat itu berboncengan sepeda motor bersamanya pun menyatakan tidak mengetahui adanya masalah yang sedang dihadapi Tohari.


Insiden tersebut disebut berlangsung di bagian dek atas kapal, tepatnya di sisi kanan dekat sekoci atau perahu penyelamat.


Begitu mengetahui kejadian itu, kru langsung menjalankan prosedur tanggap darurat dengan menghentikan mesin kapal (stop engine) dan melakukan manuver pencarian di sekitar lokasi korban diduga jatuh selama kurang lebih satu jam.


“Upaya pencarian sudah kami lakukan maksimal di sekitar titik korban jatuh, namun tidak membuahkan hasil,” kata Maman.


Selanjutnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak syahbandar untuk diteruskan kepada tim SAR agar dilakukan pencarian lanjutan.


Berdasarkan arahan dari syahbandar Pelabuhan Jangkar, kapal kemudian melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Raas.


Sampai berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan. Proses pencarian oleh tim SAR dilaporkan masih terus berlangsung.

Editor :