klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

avatar Much Taufiqurachman Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Berkendara sepeda motor di malam hari usai beraktivitas seharian punya tantangan tersendiri.
Berkendara sepeda motor di malam hari usai beraktivitas seharian punya tantangan tersendiri.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Berkendara menggunakan sepeda motor pada malam hari sudah menjadi bagian dari rutinitas masyarakat perkotaan, mulai dari perjalanan pulang kerja, berkumpul bersama kerabat, hingga melakukan perjalanan jarak jauh ke luar kota. Meski demikian, aktivitas berkendara di bawah naungan malam menyimpan potensi bahaya tersendiri yang membutuhkan tingkat kewaspadaan lebih tinggi dibanding siang hari.

Minimnya pencahayaan, jarak pandang terbatas, serta penurunan konsentrasi akibat kelelahan fisik menjadi faktor risiko utama pemicu kecelakaan lalu lintas pada malam hari. Menanggapi kondisi tersebut, distributor sepeda motor Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim), membagikan langkah preventif bagi masyarakat agar tetap aman saat berkendara.

Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan, menekankan pentingnya kesiapan secara menyeluruh sebelum pengendara memutuskan menembus malam.

“Riding malam memiliki tantangan tersendiri karena kondisi pencahayaan dan jarak pandang yang berbeda dengan siang hari. Pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik agar tetap #Cari_Aman selama perjalanan,” ujar Hari.

Hari merinci enam panduan utama keselamatan berkendara (safety riding) di malam hari yang patut diterapkan para pengendara:

  • Menjaga Kondisi Fisik Tetap Prima: Rasa lelah dan kantuk usai beraktivitas seharian secara signifikan menurunkan waktu reaksi pengendara. Jika konsentrasi mulai memudar, pengendara diimbau tidak memaksakan diri dan segera mencari area aman untuk beristirahat.
  • Memastikan Sistem Pencahayaan Optimal: Keberadaan lampu utama, lampu rem, serta lampu sein yang berfungsi normal sangat vital. Selain menerangi lintasan di depan, sistem pencahayaan memastikan posisi kendaraan mudah terlihat oleh pengguna jalan lain.
  • Mengurangi Kecepatan dan Hindari Manuver Mendadak: Mengingat jarak pandang yang terbatas memangkas waktu respons terhadap potensi bahaya, sesuaikan laju kendaraan dengan kondisi jalanan dan hindari perpindahan lajur secara mendadak.
  • Menjaga Jarak Aman Pengereman: Memberikan jeda jarak yang cukup dengan kendaraan di depan sangat krusial untuk memberikan ruang pengereman darurat apabila terjadi hal tak terduga.
  • Tingkatkan Kewaspadaan Lingkungan: Pengendara dituntut ekstra cermat terhadap pergerakan pejalan kaki, pesepeda, kendaraan dari persimpangan gang, serta potensi bahaya fisik jalan seperti lubang, genangan air, atau material pasir.
  • Gunakan Riding Gear Standar dan Reflektif: Kelengkapan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup adalah perlindungan mutlak. Penggunaan atribut yang dilengkapi bahan reflektif amat disarankan guna meningkatkan visibilitas di area minim penerangan.

Senada dengan Hari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, Suhari, menyampaikan bahwa edukasi #Cari_Aman ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Melalui edukasi safety riding, kami terus mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman dalam berbagai kondisi. Riding malam merupakan salah satu aktivitas yang cukup sering dilakukan masyarakat, sehingga penting bagi pengendara untuk memahami kondisi diri, kendaraan, maupun lingkungan sekitar agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tutur Suhari.

Suhari menambahkan, pemahaman terhadap keselamatan berkendara tidak boleh dianggap sebagai formalitas saat melakukan perjalanan jauh saja, melainkan menjadi budaya harian tiap kali menunggangi sepeda motor.

Dengan persiapan yang matang dan sikap saling menghormati sesama pengguna jalan, risiko kecelakaan di malam hari dapat ditekan secara maksimal.

Editor :