KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ledakan keras mengguncang kawasan deretan Ruko San Antonio, Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya. Ledakan diduga berasal dari Rumah Makan Nasi Tempong Dewi yang berada di kawasan Pakuwon City.
Akibat kejadian tersebut, lima karyawan rumah makan mengalami luka bakar. Para korban kemudian dilarikan ke RS Haji Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolsek Mulyorejo Kompol Subagyo mengatakan, petugas masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kejadian. Dugaan sementara, ledakan berkaitan dengan tabung LPG berukuran 50 kilogram yang berada di rumah makan tersebut.
Dampak ledakan cukup besar. Sebanyak 20 ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Dari jumlah tersebut, delapan ruko mengalami kerusakan cukup parah, dengan kondisi kaca pecah dan kanopi rusak. Sementara 12 ruko lainnya mengalami kerusakan ringan.
Selain bangunan, sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi turut terdampak. Data sementara mencatat tujuh sepeda motor, empat mobil, dan satu truk mengalami kerusakan akibat ledakan dan kebakaran.
Salah satu penghuni ruko, Indriyani, mengatakan suara ledakan terdengar sangat keras. Ia bahkan menemukan sejumlah asbes yang terlempar hingga ke area rukonya.
“Ledakannya cukup keras suaranya. Ada beberapa asbes yang terlempar ke ruko saya,” ujar Indriyani.
Asbes tersebut diduga berasal dari bagian ruko Rumah Makan Nasi Tempong Dewi yang menjadi titik sumber ledakan dan kebakaran.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut.
“Sesaat setelah ledakan, pihaknya menerima info langsung mengirimkan 10 unit mobil pemadam serta unit penyelamatan Damkar Surabaya,” kata Rokhim.
Menurut Rokhim, dugaan sementara kebakaran berkaitan dengan salah satu dari tiga tabung LPG berukuran 50 kilogram yang berada di lokasi. Salah satu tabung tersebut diduga mengalami proses kimiawi hingga memicu kejadian.
“Namun demikian penyebab pasti kebakaran nanti akan disampaikan pihak kepolisian. Fokus kami saat ini adalah mengamankan lokasi kebakaran agar tidak terjadi ledakan atau kebakaran susulan,” ujar Rokhim.
Petugas gabungan dari DPKP Surabaya, BPBD Surabaya, kepolisian, serta tim Jibom juga dikerahkan untuk melakukan penanganan dan sterilisasi lokasi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan dan kebakaran. Masyarakat diimbau untuk sementara menghindari kawasan Jalan Kalisari Utara I dan tidak mendekati lokasi kejadian selama proses penanganan berlangsung.
Data sementara akibat ledakan:
- 5 karyawan rumah makan mengalami luka bakar dan dirawat di RS Haji Surabaya.
- 20 ruko mengalami kerusakan.
8 ruko mengalami kerusakan berupa kaca pecah dan kanopi rusak. - 12 ruko mengalami kerusakan ringan.
- 7 sepeda motor rusak.
- 4 mobil rusak.
- 1 truk rusak.
- Petugas mengerahkan 10 unit mobil pemadam serta unit penyelamatan Damkar Surabaya
Editor : Wahyudi