KLIKJATIM.Com | Sumenep - Apa yang ingin disampaikan anak-anak Sumenep kepada pemimpinnya? Tahun ini, jawabannya bisa datang lewat selembar surat.
Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, bersama PT Pos Indonesia Cabang Sumenep membuka lomba “Surat Cinta untuk Bupati Sumenep”.
Kompetisi tersebut memberi kesempatan kepada siswa SD/MI dan SMP/MTs untuk menuliskan gagasan mereka tentang Sumenep dan menyampaikannya langsung kepada Bupati.
Lomba ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Namun, di balik kemeriahan perayaan, kegiatan tersebut membawa misi lain: menjadikan tulisan anak-anak sebagai salah satu kanal untuk mendengar suara generasi muda.
Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Sumenep, Arie Yudhanto, mengatakan surat yang dibuat peserta tidak berhenti sebagai karya perlombaan. Isi surat berpotensi menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah.
“Lebih dari itu, hasil karya para siswa ini nantinya bisa menjadi bahan masukan bagi Bapak Bupati. Ini adalah ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan mereka secara langsung kepada kepala daerahnya,” papar Arie, Senin (5/10).
Menurut Arie, lomba tersebut sekaligus ingin menghidupkan kembali budaya literasi di lingkungan sekolah. Siswa didorong tidak hanya membaca, tetapi juga berani menyusun pikiran dan menyampaikannya dalam bentuk tulisan.
Kemampuan itu, kata dia, berkaitan pula dengan kedisiplinan peserta dalam menyelesaikan tugas serta kecakapan mengembangkan ide dengan penggunaan bahasa yang baik dan benar.
Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari Disdik Sumenep. Kepala Disdik Moh. Iksan telah mengeluarkan imbauan kepada sekolah-sekolah agar mendorong siswanya mengikuti kompetisi tersebut.
“Sebagai wujud dukungan terhadap lomba menulis surat untuk Bupati Sumenep ini, kami telah menindaklanjutinya dengan memberikan imbauan ke sekolah-sekolah sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Iksan.
Kompetisi terbuka bagi pelajar SD/MI dan SMP/MTs di Sumenep. Naskah mulai diterima pada 5 Oktober dan batas akhir pengumpulan ditetapkan 24 Oktober 2026.
Setelah seluruh karya terkumpul, proses penilaian berlangsung 25-28 Oktober. Pemenang kemudian diumumkan pada 29 Oktober.
Penghargaan bagi para juara akan diserahkan bertepatan dengan rangkaian puncak Hari Jadi Sumenep pada 31 Oktober 2026.
Hadiah yang disiapkan cukup beragam. Juara I memperoleh uang pembinaan Rp700 ribu, Juara II Rp500 ribu, dan Juara III Rp300 ribu. Masing-masing pemenang juga mendapatkan piagam penghargaan.
Dengan begitu, perayaan hari jadi tidak hanya menjadi panggung orang dewasa. Kali ini, anak-anak sekolah juga mendapat giliran menyampaikan apa yang mereka pikirkan tentang daerah dan pemimpinnya melalui surat.
Editor : Ratno