KLIKJATIM.Com | Gresik – Gelombang protes terhadap kerusakan infrastruktur jalan di Kabupaten Gresik kian memuncak. Pada Jumat (20/2) malam, sejumlah warga Kecamatan Manyar memasang spanduk bernada sindiran di sepanjang ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan parah.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat karena jalan utama yang menjadi akses mobilitas sehari-hari tak kunjung diperbaiki. Kondisi itu disebut telah berulang kali memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Pantauan di lokasi, sejumlah spanduk terpasang tepat di titik-titik lubang jalan yang menganga. Tulisan bernada satire seperti “Hati-Hati, Anda Memasuki Jalur Pindah Alam” dan “Jalan Diperbaiki, Tapi Bohong” sengaja dipasang untuk menarik perhatian pemerintah.
Tak hanya itu, warga juga memberi tanda pada lubang jalan menggunakan cat semprot warna putih serta menanam pohon pisang sebagai penanda bahaya bagi pengguna jalan.
Salah satu warga Manyar, Fajar Rubianto, mengatakan aksi tersebut merupakan upaya terakhir agar pihak berwenang, khususnya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), segera mengambil langkah konkret sebelum jatuh lebih banyak korban.
“Aksi ini kami lakukan agar BBPJN dan pemerintah segera melakukan perbaikan. Sudah banyak pengendara yang jatuh menjadi korban akibat kondisi jalan rusak,” ujarnya.
Menurut Fajar, kerusakan jalan yang menyerupai kubangan itu telah terjadi sekitar dua hingga tiga bulan terakhir. Kekhawatiran warga semakin meningkat saat musim hujan, karena lubang-lubang jalan kerap tertutup genangan air dan menjadi jebakan bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi medan.
“Harapannya segera diperbaiki agar tidak lebih banyak memakan korban,” tambahnya.
Warga lainnya, Rofiq, juga menyampaikan kekecewaannya terhadap instansi terkait yang dinilai lamban menangani persoalan tersebut. Meski ruas jalan itu berada di bawah kewenangan pemerintah pusat atau provinsi, ia berharap pemerintah daerah turut mengambil langkah darurat demi keselamatan masyarakat.
Editor : Abdul Aziz Qomar