KLIKJATIM.Com | Surabaya - Tim Gugus Tugas Covid 19 Jawa Timur menyebutkan jika 82 persen pasien positif virus corona yang meninggal memiliki riwayat penyakit komplikasi atau bawaan. Hanya 18 persen saja pasien yang meninggal karena murni akibat terpapar covid-19.
[irp]
Menurut Ketua Tim Tracing Gugus Tugas Covid 19 Jatim, dr. Kohar ada beberapa temuan fakta dari persebaran covid-19 di Jatim. Pertama, kasus konfirmasi Covid 19 yang meninggal tercatat sebanyak 22 orang. Berdasarkan jenis kelamin, pasien meninggal didominasi oleh laki-laki sebanyak 77 persen. Sisanya 23 persen pasien meninggal berjenis kelamin perempuan.
Kedua, dari 256 pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 di Jatim, sebanyak 64 persen didominasi berjenis kelamin laki-laki. Sisanya, 36 persen perempuan.
Pasien positif terbanyak berada di kisaran usia 30-39 tahun sebanyak 51 orang dan usia 40-49 tahun sebanyak 48 orang. Pasien kisaran usia 50-59 tercatat sebanyak 27 orang, pasien kisaran usia 60-69 sebanyak 25 orang, serta pasien usia antara 20-29 tahun sebanyak 22 orang.
[irp]
Ketiga, kasus pasien meninggal berdasarkan kelompok usia didominasi rentang usia antara 60 hingga 69 tahun sebanyak delapan orang. Untuk pasien meninggal usia 40-49 tahun dan 50-59 tahun masing-masing lima orang.
Keempat, fakta pasien yang meninggal murni karena Covid 19 hanya sebesar 18 persen dari total 22 pasien meninggal. Sisanya, sebesar 82 persen dinyatakan meninggal karena Covid 19 dengan komorbid atau memiliki penyakit penyerta.
Adapun penyakit penyerta terbanyak, yakni diabetes melitus, jantung, hipertensi, DBD, obesitas, bronkhitis, hingga asma. Bahkan ada pula pasien yang komorbid dengan dua penyakit seperti diabetes melitus dan jantung, serta diabetes melitus dan hipertensi. (hen)
Editor : Redaksi